Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian [Antara]

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian [Antara]

1TULAH.COM-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dan heran masih ada pejabat daerah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rasa keprihatinan ini muncul menyusul penangkapan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, pada Senin (20/7/2026).

Tito menegaskan bahwa berbagai langkah pencegahan, edukasi, hingga pembenahan sistem telah dilakukan oleh pemerintah pusat untuk menekan angka korupsi di tingkat daerah.

“Ya saya prihatin karena kepala daerah sudah kita berikan retret, kemudian pembekalan awal, kemudian juga sudah dibuatkan sistem keuangan lebih transparan, pembinaan-pembinaan telah dilakukan,” ujar Tito di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Pembekalan hingga Arahan Langsung Presiden Prabowo

Mendagri mengingatkan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak hanya berhenti di kementeriannya. Presiden Prabowo Subianto bahkan secara khusus pernah mengumpulkan seluruh kepala daerah di Sentul untuk memberikan pengarahan langsung mengenai pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih.

Baca Juga :  Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Namun, Tito menyadari bahwa pada akhirnya faktor efektivitas pencegahan korupsi sangat bergantung pada sikap pribadi masing-masing pejabat.

  • Sistem Rekrutmen: Kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat melalui proses politik.

  • Faktor Integritas: Sebaik apa pun sistem dan pembekalan yang diberikan, komitmen moral individu tetap menjadi benteng utama.

“Pernah dikumpulkan juga oleh bapak Presiden di Sentul, masih terjadi juga. Kita kan nggak bisa, pertama mereka memang dipilih rakyat rekrutmennya. Kedua, kembali ke integritas masing-masing orang,” tegas Tito.

Mendagri pun mewanti-wanti seluruh kepala daerah di Indonesia agar menjadikan kasus ini sebagai peringatan keras untuk segera melakukan introspeksi diri.

Kronologi OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

KPK mengonfirmasi bahwa penangkapan terhadap Bupati Lombok Barat merupakan OTT ke-17 yang digelar sepanjang tahun 2026.

Poin-Poin Penting Operasi Tangkap Tangan:

  1. Konfirmasi KPK: Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa tim penyidik antirasuah telah mengamankan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, bersama 6 orang lainnya untuk diboyong ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.

  2. Penyegelan Ruang Kerja: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat, Akhmad Saikhu, membenarkan ruang kerja bupati di Gerung telah dipasangi segel KPK sejak Senin pagi.

  3. Sempat Nobar Final Piala Dunia: Fakta mengejutkan terungkap bahwa beberapa jam sebelum penyegelan, Bupati Lalu Ahmad Zaini masih sempat menggelar acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama jajaran Pemkab di halaman kantor bupati pada Senin subuh. Suasana kebersamaan tersebut berubah drastis menjadi kepanikan saat jam kantor dimulai.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Perkuat Kemitraan dengan Investor

Dengan rentetan peristiwa ini, Kementerian Dalam Negeri kembali mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat transparansi anggaran dan menjauhi segala bentuk tindak pidana korupsi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!
Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?
Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah
Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:15 WIB

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:07 WIB

Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:17 WIB

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:11 WIB

Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

ilustrasi

Opini

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:57 WIB