Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0. Simak 7 rekor mentereng La Roja, dari hanya kebobolan satu gol hingga rekor tak terkalahkan. [Dok. FIFA]

Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0. Simak 7 rekor mentereng La Roja, dari hanya kebobolan satu gol hingga rekor tak terkalahkan. [Dok. FIFA]

1TULAH.COM-Timnas Spanyol resmi menasbihkan diri sebagai penguasa baru sepak bola dunia. Keberhasilan La Roja menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat pada Senin (20/7/2026) pagi WIB, menjadi bukti sahih kehebatan mereka di atas lapangan.

Lewat kemenangan dramatis ini, skuad asuhan Luis de la Fuente sekaligus menyudahi perdebatan mengenai tim mana yang tampil paling konsisten dengan gaya sepak bola menyerang sepanjang turnamen. Berdasarkan data statistik dari Opta, Spanyol tidak sekadar unggul dari papan skor, melainkan mendominasi hampir di seluruh aspek permainan atas La Albiceleste.

Berikut adalah 7 rekor mentereng Timnas Spanyol yang tercipta usai merengkuh trofi emas Piala Dunia 2026:

1. Kawinkan Gelar Ganda: Euro dan Piala Dunia

Spanyol sukses mengulang sejarah emas sebagai salah satu tim nasional putra yang mampu menyandang status Juara Eropa dan Juara Dunia secara bersamaan.

Sebelum keberhasilan armada Luis de la Fuente di tahun 2024-2026 ini, hanya ada sedikit tim elit yang mampu melakukannya:

  • Jerman Barat (Periode 1972–1974)

  • Prancis (Periode 1998–2000)

  • Generasi Emas Spanyol (Periode 2008–2012)

Prestasi ini menjadi penegas bahwa dominasi total La Roja di kancah sepak bola internasional dalam dua tahun terakhir belum tergoyahkan.

2. Rekor Tak Terkalahkan Terpanjang di Eropa

Pesta kemenangan di partai final ini sekaligus memperpanjang tren positif Spanyol menjadi 38 pertandingan beruntun tanpa tersentuh kekalahan. Rangkaian luar biasa ini terdiri dari 29 kemenangan dan 9 hasil imbang di seluruh ajang kompetisi resmi.

Baca Juga :  Kontroversi Penalti Semifinal Piala Dunia 2026: Drama di Balik Kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis

Catatan fantastis tersebut kini resmi menjadi rekor tak terkalahkan (unbeaten) terpanjang yang pernah dibukukan oleh tim nasional putra di benua Eropa.

3. Pertahanan Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Spanyol melaju ke podium juara dengan predikat lini pertahanan paling kokoh yang pernah ada. Bagaimana tidak, gawang Unai Simon tercatat hanya kebobolan 1 gol dari 8 pertandingan yang mereka lakoni sejak fase grup hingga partai puncak. Belum pernah ada negara juara dunia mana pun yang mencatatkan jumlah kebobolan seminim itu dalam satu edisi Piala Dunia.

4. Dominasi Total Atas Argentina

Statistik final di MetLife Stadium menunjukkan jurang perbedaan kelas yang cukup mencolok. La Roja membukukan angka field tilt mencapai 83,3 persen, sebuah persentase yang mencerminkan kontrol penuh Spanyol di area pertahanan Argentina.

Tak hanya itu, Spanyol sukses melepaskan 235 operan sukses di sepertiga akhir lapangan, berbanding terbalik dengan Lionel Messi cs yang hanya mampu membuat 47 operan di area sensitif tersebut.

5. Rekor Expected Goals (xG) Bertahan yang Istimewa

Masih merujuk pada data Opta, benteng pertahanan Spanyol benar-benar membuat frustrasi penyerang lawan. Sepanjang turnamen, nilai expected goals (xG) yang diberikan Spanyol kepada seluruh lawannya secara akumulatif hanya sebesar 2,3.

Artinya, rata-rata lawan Spanyol hanya bisa menciptakan peluang berbahaya senilai 0,3 xG per pertandingan. Angka ini sah menjadi catatan pertahanan terbaik dalam sejarah Piala Dunia putra.

6. Ferran Torres Ikuti Jejak Emas Andres Iniesta

Masuk sebagai pemain pengganti, Ferran Torres sukses mencetak gol tunggal kemenangan pada babak tambahan waktu (extra time) kedua. Ia kini menjadi pemain Spanyol kedua setelah Andres Iniesta (Final Piala Dunia 2010) yang sukses mencetak gol di partai puncak. Uniknya, gol kedua pemain ini sama-sama lahir di babak tambahan.

Baca Juga :  Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Torres juga masuk ke dalam buku sejarah sebagai pemain pengganti kelima yang mampu melesakkan gol penentu kemenangan di final Piala Dunia.

7. Sempurna: Tak Pernah Tertinggal Sepanjang Turnamen

Satu kata untuk performa Spanyol di Piala Dunia 2026: Sempurna. Sejak laga pertama fase grup hingga peluit panjang ditiup di laga final, tidak ada satu pun tim lawan yang mampu unggul terlebih dahulu atas La Roja.

Saking amannya lini belakang mereka, kiper Unai Simon bahkan hanya perlu melakukan 10 kali penyelamatan sepanjang turnamen—jumlah yang bahkan lebih sedikit dibanding total penyelamatan rekannya di kubu seberang, Emiliano Martinez, khusus pada laga final saja.

Fajar Baru Kejayaan Filosofi La Roja

Trofi megah Piala Dunia 2026 ini menandai kembalinya kejayaan filosofi sepak bola berbasis penguasaan bola yang menjadi identitas asli Spanyol.

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari kejeniusan Luis de la Fuente. Sang entrenador sukses memadukan energi meledak-ledak dari barisan daun muda seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, dengan kematangan taktis para pilar berpengalaman seperti Rodri serta Aymeric Laporte. Spanyol kini tidak hanya menang secara trofi, tetapi juga memenangkan hati para pencinta sepak bola lewat permainan yang indah. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah
Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden
Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
Simak di Sini! Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Live di TVRI dan Streaming Resmi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:17 WIB

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:11 WIB

Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:04 WIB

Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru

ilustrasi

Opini

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:57 WIB