Harga Minyak Goreng Tak Terkontrol, Emak-emak di Bartim Bersuara

- Jurnalis

Rabu, 16 Maret 2022 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana operasi pasar minyak goreng di Desa Hayaping Kecamatan Awang yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM. 
Foto: 1tulah.com/zakirin

Suasana operasi pasar minyak goreng di Desa Hayaping Kecamatan Awang yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM. Foto: 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Tak terkontrolnya harga minyak goreng (Migor) saat ini, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim), membuat para Ibu Rumah Tangga (IRT) atau emak-emak prihatin, pasalnya migor merupakan salah satu jenis kebutuhan pokok yang sangat diperlukan di dalam rumah tangga.

Pertawati (40 tahun) warga Perumahan Pondok Indah II Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur, mengaku sakit hati dengan harga migor yang melambung tinggi.

Ibu Rumah Tangga ini pun mempertanyakan sampai kapan harga migor melambung seperti ini.

Ia juga menceritakan pada hari Selasa (15/3) kemarin membeli satu liter migor kemasan premium dengan harga 20 ribu per liter.

“Kami harapkan Pemerintah Daerah segera melakukan penertiban agar harga migor kembali normal,” kata Pertawati, Rabu (16/03/2022).

Hal yang sama juga dirasakan oleh Fietha (29) warga Desa Banyu Landas, ia mengaku sangat merasakan dampak dari tak terkontrolnya harga migor saat ini.

Baca Juga :  Jemaah Haji Murung Raya Tiba di Kampung Halaman dengan Selamat

Ia harus berpikir keras untuk mengatur pengeluaran rumah tangganya. Pasalnya kenaikan harga migor tentu saja menambah pengeluaran untuk belanja kebutuhan dapurnya.

“Sebelum naik, harga migor di warung berkisar 12 ribu sampai dengan Rp14 ribu per liter,” terangnya

Dia pun mengharapkan kondisi ini cepat berlalu dan  berharap harga minyak goreng kembali normal.

Sementara itu, di hari ketiga operasi pasar minyak goreng yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur di Desa Hayaping Kecamatan Awang, disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Warga rela mengantre demi dapat membeli dua liter minyak goreng dengan harga normal.

Baca Juga :  Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp37 Miliar Pelabuhan Tanjung Priok

Saat di lokasi pasar migor, Tati (54) warga setempat mengaku senang mendapatkan migor, dia mengatakan operasi pasar sangat membantu masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang mengadakan operasi pasar migor murah, ini sangat membantu meringankan beban kami, kami berharap di lain kesempatan bisa diadakan lagi,” ujarnya.

Menanggapi masih banyak permintaan operasi pasar minyak goreng di Kabupaten Barito Timur, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kariato  melalui Pengawas Perdagangan Asmara Hadi Saputro, ST, MT meminta warga untuk bersabar.

Saat ini pihaknya masih menuggu  ketersediaan migor di gudang Perum Bulog Buntok. “Jika di gudang Perum Bulog Buntok sudah ada minyak goreng, kami akan sampaikan kapan operasi pasar di laksnakan,” tutupnya (zek)

Berita Terkait

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar
Aturan Baru BGN: Insentif Dapur SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp6 Juta
Cetak Sejarah! Muhammad Kiandra Ramadhipa Rebut Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026 Estoril
Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar
Indonesia Emas atau Cemas? Ketika Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang Terlibat Benturan Narasi
Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia
Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp37 Miliar Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:46 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Senin, 15 Juni 2026 - 21:38 WIB

Aturan Baru BGN: Insentif Dapur SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp6 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:16 WIB

Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:23 WIB

Indonesia Emas atau Cemas? Ketika Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang Terlibat Benturan Narasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:55 WIB

Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:09 WIB

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp37 Miliar Pelabuhan Tanjung Priok

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:35 WIB

Cegah Korupsi, DPRD Kalteng Ingatkan ASN Patuhi Aturan Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

Berita

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Selasa, 16 Jun 2026 - 00:46 WIB

Kajari Barito Utara, R Firmansyah bersama pejabat lain saat menunjukkan pemusnahan barang. Foto. Dadang

Muara Teweh

Kejaksaan Barito Utara Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

Senin, 15 Jun 2026 - 15:01 WIB