Polisi Amankan Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap seorang pria bernama Frans Antoni (FA) yang diduga berperan sebagai pengendali keuangan jaringan narkotika internasional milik Fredy Pratama.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, mengatakan Frans didatangkan dari Malaysia dan diterbangkan ke Jakarta pada Jumat siang.

Setibanya di Indonesia, ia langsung dibawa ke Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polri Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Frans tiba di Gedung Bareskrim Polri pada Jumat sore dengan pengawalan ketat petugas. Ia terlihat mengenakan pakaian serba gelap dan digiring menuju gedung dalam kondisi tangan terborgol. Di belakangnya, petugas juga mengawal seorang perempuan yang menutupi wajahnya dengan masker.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, Frans memilih bungkam dan langsung memasuki gedung mengikuti arahan petugas.

Baca Juga :  Duet Mahfud MD - Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Menko Polkam

Hingga kini, penyidik masih mendalami peran dan keterlibatannya dalam pengelolaan keuangan jaringan narkotika yang dikendalikan Fredy Pratama.

Diketahui, Fredy Pratama merupakan buronan kasus narkotika internasional yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014.

Warga negara Indonesia tersebut diduga mengendalikan jaringan peredaran narkoba lintas negara dari Thailand dan hingga kini masih menjadi target utama penegak hukum Indonesia.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

Datangi Kejagung Hari Ini, Hotman Paris Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru