1TULAH.COM – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali, pada Jumat sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.
Menurutnya, langkah itu merupakan tindak lanjut dari penyidikan dugaan korupsi terkait pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) bagi WNA.
Budi menjelaskan bahwa hingga Jumat sore proses penggeledahan masih berlangsung. Karena itu, KPK belum menyampaikan rincian mengenai barang bukti yang ditemukan maupun pihak-pihak yang diperiksa dalam kegiatan tersebut.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 2 hingga 3 Juni 2026.
Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 17 orang yang terdiri atas delapan aparatur sipil negara (ASN) dan sembilan pihak swasta yang diduga berperan sebagai perantara pengurusan dokumen keimigrasian.
Pada 4 Juni 2026, KPK menetapkan delapan tersangka dalam perkara dugaan pemerasan terkait pengurusan izin tinggal WNA selama periode 2022–2026. Para tersangka diduga memperoleh keuntungan mencapai Rp145,5 miliar dari praktik tersebut.
Beberapa nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka antara lain Silmy Karim, Saffar Muhammad Godam, Jaya Saputra, serta Ronald Arman Abdullah.
Selain itu, terdapat empat pejabat dan staf lainnya yang diduga terlibat dalam pengurusan izin tinggal WNA secara ilegal.
KPK menegaskan penyidikan masih terus berjalan untuk menelusuri aliran dana, mengumpulkan alat bukti tambahan, serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Penulis : Laili R


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


