Ribuan Hektare Lahan Pertaninan di Barsel Terdampak Banjir, Panen Okmar Terancam Gagal?

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ida Safitri, Kepala DKPPP Kabupaten Barsel saat diwawancarai wartawan di Kantornya, Kamis (1/2/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Ida Safitri, Kepala DKPPP Kabupaten Barsel saat diwawancarai wartawan di Kantornya, Kamis (1/2/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, tidak hanya berdampak kepada masyarakat serta infrastruktur, tapi juga berdampak pada sektor pertanian dan perkebunan milik masyarakat di daerah setempat.

“Data sementara sekitar 1.378,24 hektare lahan pertanian di daerah kita yang terdampak banjir,” ucap Ida Safitri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Barsel kepada wartawan saat diwawancarai di kantornya, Kamis, (1/2/2024).

Ia menerangkan, hampir disemua wilayah Kabupaten Barsel banjir yang terjadi dan merendam lahan pertanian milik masyarakat, terutama di tiga Kecamatan, yaitu Gunung Bintang Awai (GBA) 295 hektare, Dusun Selatan (Dusel) 543,24 hektare, dan Kecamatan Dusun Utara (Dusut) 540 hektare, yang pada tahun 2024 sekarang memasuki musim Okmar.

Baca Juga :  Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS

“Sedangkan tiga Kecamatan lainnya seperti Jenamas, Karau Kuala dan Dusun Hilir (Duhil) masih dalam pendataan, karena pada tahun ini di tiga wilayah itu masih belum ada penanaman,” terangnya.

Ia menuturkan, bencana banjir berdampak serius terhadap penghasilan masyarakat, terutama dari sektor pertanian dan perkebunan, langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel adalah dengan mendata berapa banyak dan luas lahan pertanian yang terdampak, supaya secepat mungkin ditangani.

“Sebab, lahan pertanian dan perkebunan merupakan mata pencaharian masyarakat pada sektor tersebut, untuk itu kami terus memonitoring serta memperhatikan dampak serius pada sektor pertanian dan perkebunan akibat bencana banjir di Kabupaten yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” tutut wanita yang akrab disapa ibu Ida itu.

Ia mengatakan, untuk situasi pertanaman padi petani pasca banjir di tiga Kecamatan yang terdampak banjir DKPPP bekerjasama dengan petugas POPT, dan Mantri tani turun langsung kelapangan melihat kondisi lahan pertanian masyarakat, agar segera ditangani oleh DKPPP.

Baca Juga :  Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Nanti, ujarnya, DKPPP akan terus memantau serta memetakan sejauh mana kerusakan lahan pertanian dan perkebunan yang rusak, akibat banjir yang dialami oleh petani hingga berapa kerugian yang ditimbulkan.

“Bila data yang kita kumpulkan itu sudah selesai, kita dapat melihat berapa banyak kondisi lahan yang bisa diselamatkan untuk dilakukan perawatan, dari serangan hama dan juga dampak dari banjir itu sendiri, sementara untuk lahan yang rusak nantinya akan kita kawal dan berikan bantuan benih kepada para petani, sehingga mereka bisa kembali bertani,” kata Ida Safitri. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus
Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla
Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Berita Terbaru