Kondisi Terkini Usai Gempa Mengguncang Sumedang, Pj Bupati: Tidak Ada Korban Jiwa

- Jurnalis

Selasa, 2 Januari 2024 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman bersama Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M (sumber: tangkap layar instagram @bpbdsumedang)

Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman bersama Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M (sumber: tangkap layar instagram @bpbdsumedang)

1TULAH.COM – Herman Suryatman, selaku Penjabat (Pj) Bupati Sumedang melaporkan sedikitnya terdapat tiga orang yang mengalami luka ringan akibat gempa yang mengguncang Sumedang dengan kekuatan 4.8 magnitudo pada hari Minggu, (31/12/2024) malam.

“Tidak ada korban jiwa ada korban tiga orang luka ringan. Itupun sudah kami tangani,” ujar Herman dalam konferensi pers dengan BMKG secara daring, Senin (1/1) dini hari.

Herman mengatakan terdapat sejumlah daerah terdampak gempa tersebut diantaranya Tegalsari, Cipameungpeuk dan Babakan Urip.

“Untuk Tegalsari dan Cipameungpeuk ada beberapa rumah terdampak retak. Yang paling banyak di Babakan Hurip itu 53 rumah laporan sementara,” katanya.

Ia juga menyampaikan, selain pemukiman, dua rumah sakit yakni RSUD Kabupaten Sumedang dan Rumah Sakit Pakuwon juga terdampak akibat gempa tersebut.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Untuk kondisi RS Pakuwon dinyatakan relatid aman, para pasien telah dievakuasi keluar gedung. Sedangkan RSUD Kabupaten Sumedang tiga bangunannya mengalami keretakan. Tiga bangunannya meliputi Paviliun, VIP dan Ruang Sakura.

“RSUD Sumedang ada 248 pasien rawat inap, dan 83 pasien IGD yang sudah kami evakuasi ke luar bangunan rumah sakit,” ungkap Herman.

Sebanyak 331 pasien dikatakan Herman dapat dievakusia ke lima tenda yang berada di area RSUD Sumedang. Sementara dua pasien dengan kondisi sakit berat tengah mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

BMKG menyatakan terjadi gempa pukul 20.34 WIB di Sumedang, Jawa Barat jelang pergantian tahun 2024.

Di hari yang sama, sekitar pukul 14.35 WIB gempa berkekuatan 4.1 magnitudo juga mengguncang Sumedang.

Pihak BMKG menyatakan gempa bumi teknonik dangkal yang terjadi di Kabupaten Sumedang tersebut ditengarai akibat adanya aktivitas sesar aktif.

“Gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) guncang Sumedang 4,1 magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer dipicu aktivitas sesar aktif (info sementara),” jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis.

Selang satu jam, gempa susulan terjadi di wilayah tersebut dengan kekuatan lebih rendah yakni 3.4 magnitudo.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu
Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional
Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026
PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:41 WIB

Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Berita Terbaru