Pos TNI Diserang TPNPB-OPM di Hari Natal, Satu Prajurit Gugur dengan Luka Tembak Dikepala

- Jurnalis

Selasa, 26 Desember 2023 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPNPB-OPM (sumber: suara.com)

TPNPB-OPM (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Pasukan TNI yang berada di Kampung Bousha, Distrik Aifat Selatan, Papua diserang Tentara Pembebasan Nasioanl Papua Barat-Organisasi Papua Barat (TPNPB-OPM) pada Senin (25/12/2023) bertepatan dengan Hari Raya Natal.

Akibat serangan tersebut, satu orang prajurit dinyatakan gugur dan satu orang lainnya mengalami luka.

Sebby Sambom, selaku jubir TPNPB-OPM memberikan keterangan bahwa pasukan di bawah pimpinan Wakil Komandan Operasi Mamfred Fatem akan bertanggungjawab atas penyerangan tersebut.

Baca Juga :  Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

“Telah serang Pos TNI dan berhasil tembak 2 anggota TNI di Kampung Bousha, Distrik Aifat Selatan,” kata Sebby dalam laporannya yang diterima Suara.com, Selasa (26/12/2023).

TPNPB-OPM melepaskan sebanyak 10 tembakan ke arah Pos Satgas Yonif 133/YS.

Pihaknya mendapatkan data dua prajurit menjadi korban atas penyerangan tersebut.

Dua prajurit tersebut yakni, Kopda Hendrianto yang menjadi korban jiwa dengan luka tembakan di sebelah kanan. Sedangkan, Pratu Frangky Gulo mendapat luka tembakan di bagian perut sebelah kanan.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Kedua prajurit tersebut mendapatkan penanganan medis di RS Pratama Kumurkek.

TPNPB-OPM melakukan penyerangan tersebut dengan alasan warga Papua merasa tidak bebas dalam merayakan Natal.

Menurut jubir Sebby, pasukan TNI dan Polri masuk ke gedung gereja dengan membawa senjata lengkap.

“Ini adalah bentuk teror kepada rakyat Papua oleh militer dan polisi Indonesia,” ungkapnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal
Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat
Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Polisi Tangkap DPO Penipuan Rekrutmen ASN Palsu di Kalimantan Tengah
Momen Akrab Presiden Prabowo di Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju: Sahabat Baik Ahmad Dhani
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 15:18 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Senin, 27 April 2026 - 15:09 WIB

Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 - 14:19 WIB

Polisi Tangkap DPO Penipuan Rekrutmen ASN Palsu di Kalimantan Tengah

Senin, 27 April 2026 - 06:08 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo di Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju: Sahabat Baik Ahmad Dhani

Minggu, 26 April 2026 - 18:55 WIB

DPRD Kalteng Dorong Optimalisasi UU PKDRT demi Perlindungan Nyata bagi Perempuan

Berita Terbaru