Polisi Tangkap DPO Penipuan Rekrutmen ASN Palsu di Kalimantan Tengah

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Pelarian buronan kasus surat keputusan (SK) aparatur sipil negara palsu akhirnya berakhir setelah polisi menangkap AT alias Antoni, warga Cerme, Gresik, Jawa Timur, di wilayah Seruyan. Penangkapan ini merupakan hasil perburuan intensif aparat kepolisian.

Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza, membenarkan bahwa tersangka telah diamankan dan saat ini dalam perjalanan menuju Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Antoni diduga menjadi otak utama penipuan rekrutmen ASN ilegal yang merugikan banyak korban.

Baca Juga :  Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Dalam aksinya, pelaku menawarkan jalur instan menjadi pegawai negeri di lingkungan pemerintah daerah dengan dokumen yang tampak resmi. Para korban diminta menyetor uang dengan nominal berkisar antara Rp75 juta hingga Rp150 juta.

Kasus ini terungkap setelah seorang korban berinisial SE datang ke kantor pemerintah daerah dengan membawa SK yang kemudian diketahui palsu.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Dari hasil pengembangan, ditemukan sedikitnya sembilan korban lain dengan modus serupa.

Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya jaringan serta korban tambahan dalam kasus ini.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap tawaran rekrutmen ASN di luar mekanisme resmi pemerintah guna menghindari penipuan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Berita Terbaru