1TULAH.COM-Isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Tengah. Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng, Pipit Setyorini, menegaskan bahwa optimalisasi penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) adalah harga mati untuk menjamin keamanan warga, khususnya kaum perempuan.
Menurut Pipit, meskipun aturan ini sudah diterbitkan lebih dari dua dekade lalu, fungsinya harus terus diperkuat agar benar-benar dirasakan secara nyata oleh masyarakat hingga ke tingkat daerah.
UU PKDRT: Landasan Hukum dan Hak Konstitusional
Pipit menjelaskan bahwa keberadaan UU PKDRT merupakan bukti konkret komitmen negara dalam melindungi warganya dari ancaman dan diskriminasi.
“Sejatinya, UU PKDRT ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada perempuan atau korban agar merasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Ini juga merupakan wujud pemenuhan hak konstitusional,” ujar Pipit kepada awak media pada Kamis (23/4/2026).
DPRD Kalteng menilai bahwa setiap individu berhak mendapatkan rasa aman, dan UU ini menjadi payung hukum utama yang harus diimplementasikan secara tegas di lapangan.
Peran Strategis Pemerintah Daerah dan Penguatan Regulasi
Agar aturan ini tidak sekadar menjadi teks hukum di atas kertas, Pipit menekankan pentingnya peran strategis Pemerintah Daerah (Pemda). Ia mendorong adanya sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah melalui:
-
Penguatan Regulasi Lokal: Mendorong lahirnya atau penguatan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak.
-
Dukungan Anggaran: Memastikan adanya alokasi dana yang memadai untuk program pencegahan dan penanganan korban KDRT.
-
Layanan Pengaduan: Meningkatkan transparansi data dan efektivitas layanan pengaduan bagi korban.
“Pemerintah daerah harus dapat mengoptimalkan implementasinya, didukung melalui penguatan regulasi serta memastikan adanya dukungan anggaran yang memadai,” tambahnya.
Sosialisasi Hingga ke Desa dan Pengawasan Legislatif
Selain aspek hukum, edukasi menjadi kunci utama. DPRD Kalteng mendorong agar sosialisasi mengenai pencegahan KDRT menjangkau hingga ke tingkat desa. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami mekanisme pelaporan dan tidak lagi takut untuk bersuara.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kalteng berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan melalui:
-
Rapat Kerja & Hearing: Mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
-
Penyediaan Fasilitas: Memastikan keberadaan rumah aman (shelter) dan layanan pendampingan bagi korban berjalan dengan tepat sasaran.
Tantangan Nyata: Budaya Patriarki dan Akses Wilayah Terpencil
Meski regulasi sudah tersedia, Pipit mengakui masih banyak kerikil tajam dalam penanganan KDRT di Kalimantan Tengah. Beberapa tantangan utama yang dihadapi meliputi:
-
Rendahnya kesadaran tentang kesetaraan gender.
-
Himpitan ekonomi dan budaya patriarki yang masih kuat.
-
Minimnya keberanian korban untuk melapor karena stigma sosial.
-
Keterbatasan akses layanan perlindungan di wilayah-wilayah terpencil.
Sinergi untuk Keamanan Bersama
Keberhasilan penanganan KDRT tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.
“Terpenting dalam implementasi UU PKDRT agar penanganan dapat berjalan optimal, maka membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Pipit Setyorini. (Ingkit)

![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)


![Insiden penembakan di White House saat Trump berada di podium [Ist]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/tembak-trump-225x129.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-225x129.jpg)







![Insiden penembakan di White House saat Trump berada di podium [Ist]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/tembak-trump-360x200.jpg)







