Proyek BTS 4G Bakti Kominfo Selesai, Mulai 2024 Warga Pelosok Rasakan Layanan Internet

- Jurnalis

Minggu, 17 Desember 2023 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAKTI KOMINFO (sumber: Kominfo)

BAKTI KOMINFO (sumber: Kominfo)

1TULAH.COM – Mulai 2024, warga pelosok di tanah air sudah dapat merasakan layanan internet gratis. Hal tersebut diungkapkan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemneterian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Proyek BTS 4G Bakti Kominfo dibangun dengan tujuan agar membantu ketersediaan internet bagi fasilitas layanan publik di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Di tahun 2024 ini nanti insya Allah semua lokasi BTS ini yang kemarin proses penegakan hukum kita lanjutkan pembangunannya. Mudah-mudahan sudah memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Fadhilah Mathar, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Dirut Bakti) di Kantor Bakti Kominfo, Jakarta (15/12/2023).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Bakti Kominfo memiliki tugas untuk membangun BTS 4G di lokasi yang dinilai tidak komersil, berbeda dengan operator seluler. Dengan adanya proyek ini dapat membantu pemerataan konektivitas di Indonesia yang sejauh ini masih dihadapapi terkait kesenjangan digital.

“Desa-desa yang selama ini mungkin di antara mereka ratusan penduduk orang-oran

Sebelumnya proyek BTS 4G Bakti Kominfo yang berada di 5.618 lokasi sempat macet, tetapi saat ini sudah dinyatakan rampung.

Sedangkan, untuk infrastruktur telekomunikasi yang terdapat di area kahar, Bakti sedang mencari solusinya.

“Kahar itu diawal tuh 730, ini yang sedang kita terus assesment apakah bisa kita on air kan semua, tapi itu tadi tergantung keamanan,” kata Dirut Bakti ini.

Baca Juga :  Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Ia juga menyampaikan, desa yang termasuk kedalam area blankspot kini sudah dapat menikmati dunia maya seperti daerah-daerah lainnya.

“Teknologinya apakah pakai selular, apakah pakai akses internet itu beberapa solusi yang bisa kita lakukan, ketika kalau pakai akses internet kan lebih mudah, cepat, dua minggu sudah selesai. Kalau teknologinya memang BTS mereka kan harus bawa berulang-ulang towernya, kemudian transmisinya, kemudian ada pembangunan fisik untuk solar panel, itu yang bikin waktu agak lebih lama,” tutur wanita yang akrab disapa Indah itu.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru