1TULAH.COM – Asrinaldi, pakar politik dari Universitas Andalas Padang mengatakan gimik gemoy sudah tidak dapat digunakan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto pada debat capres putaran kedua nanti.
“Biarlah isu tentang gemoy, tentang politik gembira dikasih kepada Gibran, jangan dicampuradukan,” kata Asrinaldi sebagaimana dilansir Antara, Kamis (14/12/2023).
Ia menilai, mulai sekarang Prabowo Subianto harus kembali menjadi seorang nasionalis yang sering kali membawakan isu pertahanan dan ketahanan pangan.
Kemudian, Prabowo Subianto juga dapat memaparkan rencana strategis Indonesia dalam melakukan diplomasi di pentas internasional.
Menurut Asrinaldi, hal tersebutlah yang menggambarkan jati diri seorang Prabowo Subianto, sehingga dapat melakukan penguraian yang baik saat debat.
Asrinaldi juga memberikan catatan kepada tim debat capres nomor urut 2 tersebut untuk bisa memberikankan data pendukung agar Prabowo Subianto dapat menjabarkan suatu isu dengan komprehensif.
“Paling tidak timnya bisa mengantisipasi apa pertanyaan-pertanyaan yang strategis yang akan muncul. Nah, barangkali ini yang agak kurang dari tim Prabowo menurut saya,” kata dia.
Penulis : Wanda Hanifah Pramono
Sumber Berita : Suara.com





![Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/serina-karhutla-360x200.jpg)











![Gunung Anak Krakatau Meletus, BMKG Jepang Kasih Peringatan Ini [Tangkap layar X]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/karakatau-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

