Astaga!!! Lelaki Tua Ini Tewas Saat “Kuda-Kudaan” Bersama PSK di Lokalisasi Kunding

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2020 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, TAMIANG LAYANG– Penghuni dan tamu di Lokalisasi Kunding Desa Bagok Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur(Bartim) Kalimantan Tengah, geger. Lelaki tua berinisial Bah (56) ditemukan tewas saat asyik kuda-kudaan alias berhubungan intim dengan seorang pekerja seks komersial (PSK), berinisial San (42), Senin (28/9/2020). Tamu di lokalisasi yang tewas itu di ketahui Warga asal Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan.

Kapolres AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kasat Reskrim Iptu Ecky Widi Prawira, saat di konfirmasi wartawan membenarkan peristiwa seoran lelaki asal Kalsel tewas saat berhubungan intim denga PSK di Lokalisasi Kunding.

Baca Juga :  Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

“Setelah kita terima informasi tersebut, kita langsung melakukan pengecekan dan melakukan olah TKP hingga melakukan visum et repertum,” kata IPtu Ecky Widi Prawira, Selasa(29/9).

Menurut Kasat Reskrim, Bah (56) meninggal dunia diduga saat sedang melakukan berhubungan badan dengan seorang perempuan berinisial San (42).

Kronoligisnya, korban (Bah) Jumat sore itu bertamu ke Lokaliasi. ia mengajak salah PSK ngamar. Meerka melakuakn hubungan intim. Kejadiannya bermula ketika Bah menindih tubuh San yang sedang berada di bawahnya. Tidak begitu lama, Bah akhirnya mengalami kejang-kejang dan seketika tidak bergerak lagi.

Baca Juga :  KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Usai identifikasi dan olah tempat kejadian perkara, jenazah Bah diserahkan kepada pihak keluarga yang sudah tiba. Keluarga pun langsung membawa  almarhum menggunakan mobil ambulans ke Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk di laksanakan proses pemakaman. “Kita akan tetap menyelidiki penyebab kematian korban,” tegasnya.(zek)

Berita Terkait

Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi
Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan
Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh
Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan
Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara

Berita Terbaru