Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama unsur TNI dan Polri mengikuti Konferensi Pers Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Senin (24/8/26).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama unsur TNI dan Polri mengikuti Konferensi Pers Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Senin (24/8/26).

1tulah.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur TNI dan Polri menggelar Konferensi Pers Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di ruang pertemuan resmi Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Senin (24 Agustus 2026).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa kondisi karhutla di sejumlah wilayah masih dapat dikendalikan melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, serta berbagai pihak terkait. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi tetap terkendali sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Agustiar mengatakan, kunjungan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kalimantan Tengah menjadi momentum untuk memperkuat penanganan karhutla. Setelah melihat kondisi di lapangan, Presiden memberikan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait.

“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap situasi di Kalimantan Tengah. Ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla yang dilakukan secara bersama-sama berjalan dengan baik,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, masyarakat, dan seluruh pihak terkait akan terus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan agar kondisi karhutla tetap terkendali serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Gubernur juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia berharap pemberitaan terkait karhutla disampaikan secara berimbang, berdasarkan fakta, serta melalui proses konfirmasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama dalam situasi seperti ini. Kami berharap setiap informasi yang disampaikan dapat melalui proses konfirmasi terlebih dahulu sehingga pemberitaan yang muncul benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” imbuhnya.

Berdasarkan data akumulasi sejak Januari 2026, tercatat 22.203 hotspot atau titik panas dan 1.739 fire spot atau titik api di Kalimantan Tengah. Luas lahan terbakar mencapai 7.634 hektare, meningkat dari data sebelumnya sebesar 4.920 hektare.

Baca Juga :  HUT ke-81 RI di Kalteng, Edy Pratowo Buka Lomba Olahraga Tradisional dan Permainan Rakyat

Sementara itu, berdasarkan pemantauan harian, tercatat 858 hotspot dan 53 fire spot dengan penambahan luas lahan terbakar sekitar 190,96 hektare.

Sebaran luas lahan terbakar antara lain berada di Kabupaten Kotawaringin Timur seluas 1.686 hektare, Kabupaten Kotawaringin Barat 508,5 hektare, Kota Palangka Raya 484,2 hektare, dan Kabupaten Barito Timur 14,7 hektare.

Meski kondisi El Nino 2026 tergolong sangat kuat, pemerintah menilai luas lahan terbakar saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan kejadian kebakaran pada 1997 yang mencapai sekitar dua juta hektare.

Berdasarkan evaluasi kondisi di lapangan, aktivitas masyarakat, pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian masih berlangsung normal. Atas pertimbangan tersebut, status penanganan karhutla di Kalimantan Tengah masih berada pada Siaga Darurat dan belum ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat.

Penetapan status Tanggap Darurat dilakukan secara berjenjang dengan mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan terhadap berbagai sektor, termasuk aktivitas masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Kapolda Kalimantan Tengah Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa penguatan personel terus dilakukan untuk mempercepat penanganan dan pemadaman karhutla, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya.

“Penguatan personel terus kami lakukan untuk mendukung percepatan penanganan karhutla di lapangan. Tim yang diterjunkan melibatkan kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat peduli api yang tergabung dalam sukarelawan pemadam kebakaran,” kata Iwan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting karena masyarakat dapat membantu melakukan pemadaman dan penanganan secara langsung di wilayah yang memiliki potensi karhutla.

Saat ini terdapat sekitar 29 kelompok barisan sukarelawan pemadam api dengan total kurang lebih 120 personel di Palangka Raya. Para relawan tersebut telah disebar ke sejumlah titik rawan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan.

Sementara itu, Aslog Kasdam XXII/Tambun Bungai Aji Suwijo, mewakili Pangdam XXII/Tambun Bungai, menyampaikan bahwa dukungan sarana dan prasarana terus diperkuat untuk mempercepat penanganan karhutla.

Baca Juga :  Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Sebanyak 149 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 100 unit kendaraan tangki air sebelumnya telah didistribusikan ke kabupaten/kota yang memiliki potensi karhutla tinggi.

“Dukungan sarana dan prasarana terus kami perkuat untuk mempercepat penanganan karhutla di lapangan. Sebelumnya, 149 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 100 unit kendaraan tangki air telah didistribusikan ke daerah yang memiliki potensi karhutla tinggi,” jelas Aji.

Ia menambahkan, setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Tengah, pemerintah pusat kembali memberikan dukungan berupa tambahan peralatan yang diangkut menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara.

Bantuan tersebut meliputi 500 unit pompa air beserta perlengkapannya, alat berat, masker, alat pelindung diri, drone, chainsaw, gas mask, serta senter kepala waterproof.

“Hari ini direncanakan pesawat C-130 dari Halim Perdanakusuma mengangkut tambahan flexible water tank, masing-masing 500 unit berkapasitas 1.000 liter dan 2.000 liter,” ungkap Aji.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan penanganan karhutla, terutama dengan mendekatkan sumber air ke lokasi kebakaran sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.

Aji juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.

“Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, relawan, dan masyarakat terus memperkuat koordinasi serta langkah antisipatif dalam mencegah dan menangani karhutla.

Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menjaga kondisi Kalimantan Tengah tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah dampak kabut asap terhadap kesehatan, aktivitas masyarakat, pendidikan, serta perekonomian daerah.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

IPH Kalteng Terkendali, Pemprov Waspadai Dampak Kemarau terhadap Distribusi Pangan
Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya
Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran
Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla
Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika
Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika
Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Pemprov Kalteng Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air Hadapi Perubahan Iklim

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:31 WIB

IPH Kalteng Terkendali, Pemprov Waspadai Dampak Kemarau terhadap Distribusi Pangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

iludtrasi

Opini

Lonceng Kematian Profesionalisme ASN

Senin, 24 Agu 2026 - 14:28 WIB