Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah, kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan jajaran terkait, Sabtu (22/8/26).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah, kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan jajaran terkait, Sabtu (22/8/26).

1TULAH.COM, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri rapat koordinasi penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah, kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sabtu (22 Agustus 2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan karhutla serta memastikan kebutuhan personel, sarana, dan prasarana di lapangan dapat terpenuhi. Penanganan karhutla juga menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan lainnya, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan mengenai perkembangan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah sekaligus membahas kebutuhan penguatan operasi di lapangan. Presiden memastikan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kalteng.

Hingga 22 Agustus 2026, tercatat sebanyak 19.992 titik panas (hotspot) dan 1.639 kejadian karhutla di Kalimantan Tengah. Luas lahan yang telah ditangani mencapai 4.499,21 hektare, dengan melibatkan sekitar 10.700 personel dari berbagai unsur.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah kebakaran meluas. Pemenuhan kebutuhan operasional di lapangan terus dilakukan, antara lain melalui penambahan helikopter water bombing, pompa air, mobil tangki, mobil pemadam, alat berat, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalteng

“Kita setiap hari menambahkan helikopter, alat-alat, mesin untuk air, dan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Jadi, saya berharap kita segera bisa kembali mengendalikan situasi,” kata Presiden.

Selain penguatan sarana dan prasarana, pemerintah juga menyiapkan tambahan personel untuk memperkuat operasi penanganan karhutla. Sekitar tiga batalion TNI atau kurang lebih 1.200 prajurit dari Jawa akan diperbantukan untuk mendukung operasi di wilayah terdampak.

Presiden juga menekankan pentingnya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu karhutla. Penegakan hukum akan dilakukan terhadap individu maupun korporasi yang terbukti menyebabkan kebakaran berdasarkan bukti serta ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

Pemerintah turut mendorong pembukaan lahan tanpa pembakaran dengan memberikan dukungan sarana, termasuk alat berat seperti ekskavator. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang berisiko memicu dan memperluas kebakaran.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengapresiasi perhatian dan dukungan Presiden Prabowo terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kehadiran Presiden di lapangan menjadi penyemangat sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Berdasarkan pemantauan sejak Januari hingga Agustus 2026, terdapat hampir 20.000 titik panas di Kalteng dengan jumlah kejadian kebakaran sekitar 1.600 kejadian.

“Kalau kita lihat dari data yang ada, memang titik panas cukup tinggi, tetapi kejadian karhutla terus kita tekan. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat El Nino, kondisinya menunjukkan tren yang lebih baik. Ini berkat kerja bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, relawan, dan masyarakat,” jelas Agustiar.

Dukungan pemerintah pusat terus diperkuat melalui penyediaan sarana dan prasarana, termasuk ekskavator serta pembangunan sekitar 1.000 sumur bor. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga memperkuat upaya pencegahan melalui rencana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), yang pelaksanaannya masih menyesuaikan kondisi atmosfer dan cuaca.

“Yang paling penting adalah ketersediaan air. Dukungan pembangunan sekitar 1.000 sumur bor sangat membantu mempercepat penanganan karhutla di lapangan,” katanya.

Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla serta meminta agar masyarakat terdampak memperoleh penanganan dengan baik.

Dengan dukungan personel, peralatan, sarana pemadaman, serta penguatan upaya pencegahan, pemerintah optimistis penanganan karhutla di Kalimantan dapat semakin terkendali. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya
Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla
Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika
Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika
Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Pemprov Kalteng Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air Hadapi Perubahan Iklim
Pemprov Kalteng dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Anggaran Diprioritaskan untuk Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat
Transformasi Pendidikan Kalteng di Era Digital: Dari Kelas Konvensional Menuju Ekosistem Pembelajaran Modern

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air Hadapi Perubahan Iklim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Pemprov Kalteng dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Anggaran Diprioritaskan untuk Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru