Gerindra Tak Halangi Kadernya Nyapres, Tetapi Harus Pindah Parpol, Demikian Juga Sandiaga Uno

- Jurnalis

Rabu, 4 Januari 2023 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam sambutannya di Kantor KPU RI, Jakarta pada Rabu (14/12/2022) malam. [Suara.com/Bagaskara]

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam sambutannya di Kantor KPU RI, Jakarta pada Rabu (14/12/2022) malam. [Suara.com/Bagaskara]

1TULAH.COM-Partai Gerindra tidak menghalang-halangi kadernya untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Hanya saja, kesempatan untuk dicalonkan melalui Partai Gerindra tidak terbuka.

Pasalnya, berdasarkan keputusan Rapimnas bahwa satu-satunya figur yang diusung sebagai Capres pada Pemilu 2024 adalah Ketua Umum Prabowo Subianto.

Oleh karena itu jika Sandiaga Uno berniat mau mencapres maka dipersilakan meninggalkan Gerindra, dan minta dukungan dari partai politik lain.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, jika ada kader partainya yang ingin maju menjadi calon presiden (capres) untuk maju melalui partai politik lainnya.

Sebab menurutnya, Gerindra sudah menetapkan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 yang dilakukan melalui mekanisme partai.

“Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional) sudah menentukan Pak Prabowo sebagai calon presiden dari Partai Gerindra sehingga kalau ada kader lain yang berkeinginan maju ya itu nggak ada masalah jika kemudian ingin maju melalui partai lain,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/1/2023).

Baca Juga :  Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Dasco menyebut bahwa partainya memberikan keleluasan kader untuk mengikuti kontestasi pilpres.

“Sebagai anak bangsa, kami, Pak Prabowo tentunya tidak keberatan apabila ada yang kemudian ingin ikut dalam kontestasi pilpres. Tentunya tidak ada maksud menghalang-halangi, dan kami beri kesempatan seluas-luasnya untuk kemudian mengekspresikan diri dalam pilpres,” tuturnya.

Namun, ia lagi-lagi menekankan, jalur yang harus ditempuh bagi kader ialah dengan berpindah ke parpol lain, karena mekanisme partainya telah menetapkan Prabowo Subianto sebagai capres.

“Tentunya melalui mekanisme yang ada dan ketentuan yang ada, kalau sudah melalui partai lain ya itu harus menjadi kader partai lain tentunya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Bartim Minta Seluruh Unsur Perkuat Respon Cepat dan Deteksi Dini

Dasco juga mengungkapkan, bila Sandiaga masih patuh terhadap Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto, maka tidak menunjukkan keinginan mencalonkan diri sebagai capres di parpol lain.

“Patuh pada mekanisme partai dan apa yang disampaikan Ketua Umum harusnya sudah jelas bahwa rapimnas beberapa waktu lalu sudah pasti mencalonkan Pak Prabowo. Tidak ada kader Gerindra yang kemudian ikut mencalonkan di partai lain ‘kan begitu,” katanya.

Ia menyindir bahwa Sandiaga kerap menampilkan kedekatan dengan parpol lain dalam rangka sosialisasi capres.

“Kita lihat bahwa belakangan memang yang bersangkutan (Sandiaga) lebih banyak hadir di acara-acara partai lain dan untuk melakukan sosialisasi capres,” ucapnya. (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru