Antisipasi Konten Teroris, Meta Merilis Fitur Baru

- Jurnalis

Sabtu, 17 Desember 2022 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meta merilsi fitur baru untuk antisipasi konten teroris. (Foto: freepik)

Meta merilsi fitur baru untuk antisipasi konten teroris. (Foto: freepik)

1TULAH.COM – Habiskan 5 miliar dolas AS untuk keamanan dan keselatan global tahun lalu dan memperkerjakan orang yang didedikasikan untuk pekerjaan anti-teror oleh Meta.

Meta telah membagikan alat yang disebut Hasher-Mastcher-Actioner (HMA) untuk bisa membantu memerangai eksploitasi anak, propaganda tetoris, dan jenis konten kasar lainnya secara gratis.

Alat ini dibangun di atas perangkat lunak pencocok gambar atau video perusahaan sebelumnya yang juga dirilis tiga tahun lalu.

HMA ini dapat menjaga sius web bebas dari konten yang tidak menyenangkan dnegan bantun dari penggunanya yang melabeli gambar atau video yang melanggar aturan dan hukum.

Baca Juga :  Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sistem akan membuat sidik jari unik dari setiap konten yang disimpan ke database.

Perusahaan bisa menggunakan alat ini untuk membuat dan menjalankan database mereka sendirim akan tetapi mereka juga dapat menggunakan database hash yang ada untuk memastikan semuanya tercakup.

Mereka tidak perlu menyimpan sendiri gambar atau video yang menyinggung dan dapat denganmudah menjalankan semua konten mereka, melalui database yang mereka gunakan untuk menemukan unggahan yang berpotensi melanggar aturan mereka.

Baca Juga :  Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras

Meta telah membagikan alat HMA sesaat sebelum mengambil alih ketua Dewan Forum Internet Global untuk Melawan Terorisme (GIFCT) bulan depan.

Itu adalah grup yang dibentuknya dengan Twitter, YouTube, dan Microsoft untuk melawan ekstremisme online pada 2017.

GIFCT menjalankan database yang dapat digunakan perusahaan dengan HMA, dan Meta mengatakan ketika “semakin banyak perusahaan berpartisipasi dalam database berbagi hash, semakin baik dan semakin komprehensif”. (Delia Anisya Fitri)

 

Sumber: suara.com

Berita Terkait

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!
Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027
Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Berita Terbaru