1TULAH.COM – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri melakukan gelar perkara untuk menetapkan Ismail Bolong sebagai tersangka kasus dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur pada Jumat (2/12/2022).
Sebelum menetapkan tersangka terhadap Ismail Bolong, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara.
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Pipit Rismanto mengatakan gelar tersangka akan dilakukan secepatnya.
“Segera (gelar perkara penetapan tersangka) dilakukan hari ini,” katanya, Jumat, 2 Desember 2022.
Dia juga mengungkapkan, hasil gelar perkara akan segera disampaikan. Namun, dia belum bisa mendetilkan soal kasus suap tambang ilegal di Kaltim.
“Tunggu dulu. Sabar ya,” ucapnya
Ada Unsur Pidana di Perkara
Dia menyatakan, kasus suap tambang ilegal di Kaltim ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Kesimpulannya, penyidik sudah mendapatkan adanya unsur pidana di kasus itu.
Walaupun begitu, ia belum mau memaparkan secara detail soal temuan apa yang membuat penyidik menaikkan kasus suap tambang ilegal di Kaltim ke penyidikan.
Nama Kabareskrim Agus Andrianto Terseret
Kasus suap tambang batu bara ilegal ini menjadi perhatian publik, usai munculnya video pengakuan Ismail Bolong yang viral di media sosial (Medsos). Tepatnya, di awal November kemarin.
Di video itu Ismail Bolong mengakui dirinya menyetorkan uang ke sejumlah petinggi Polri. Salah satunya, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.
Usai viralnya video tersebut, Ismail Bolong kembali membuat video pernyataan lain. Dirinya membantah pengakuan sebelumnya.
Ia menyatakan video pertama dibuat ketika ia tengah mabuk pada Februari lalu. Ismail Bolong juga mengaku mendapatkan tekanan dari seorang perwira Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. (Nova Eliza Putri)
Artikel ini pertama kali tayang di kaltim.suara.com, dengan judul Kasus Suap Tambang Ilegal di Kaltim, Ismail Bolong Jadi Tersangka.



![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


