25 Persen Perempuan di Dunia Tidak Mampu Menahan Pipis, Apa Penyebabnya?

- Jurnalis

Selasa, 23 Agustus 2022 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi: Nahan Pipis.foto.pixabay

ilustrasi: Nahan Pipis.foto.pixabay

1TULAH.COM-Saat asyik ngobrol atau bercanda tetiba pipis keluar sendiri. Kondisi ini sering kali terjadi perempuan.

Bahkan, berdasarkan studi di Inggris menyebutkan 25 persen perempuan di  dunia, tidak mampu menahan pipis. Ini yang disebut dengan Inkontinensia atau kondisi di mana seseorang tidak mampu mengontrol buang air kecil.

Ini bukan penyakit atau bermasalah pada kantung kemih. Kondisi ini ternyata berhubungan dengan gen bawaan tertentu.

Satu dari empat perempuan menderita ‘stres inkontinensia’.

Kondisi itu menyebabkan urine keluar saat mereka tertawa, bersin, batuk, berolahraga atau gerakan yang memberi tekanan pada kandung kemih.

Baca Juga :  Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK

Peneliti dari Imperial College London – Dr Rufus Cartwright mengatakan, menemukan bahwa gen berperan sehingga membuat obat penawarnya menjadi sebuah prioritas.

Penemuan itu diharapkan membawa harapan bahwa masalah yang memengaruhi jutaan perempuan tersebut dapat disembuhkan dengan obat-obatan yang ada.

Dikatakan 25% perempuan mengalami inkontinensia yang cukup buruk hingga merusak kualitas hidup mereka.

Saat ini, baru ada solusi berupa terapi yaitu meliputi latihan dasar di panggul dan latihan kandung kemih, serta saran untuk minum lebih dikit dan menurunkan berat badan.

Bahkan dalam beberapa kasus, tindakan operasi harus dilakukan. Kondisi tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa hal seperti persalinan alami dan menopause.

Baca Juga :  Dapur Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara, Pengusaha Tuntut Badan Gizi Nasional!

Bahkan menurut peneliti, lebih dari separuh kasus masalah inkontinensia terjadi karena warisan atau keturunan.

Penelitian sendiri dilakukan terhadap 9000 perempuan di Finlandia dan Inggris.

Mereka kemudian menemukan bahwa gen tertentu menyebabkan inkontinensia serta masalah kesehatan lain yaitu pulmonary hypertension dan Raynaud’s syndrome.

“Studi sebelumnya gagal mengonfirmasi penyebab genetik untuk kasus inkontinensia,” tambahnya.

“Meskipun saya sangat berharap bisa menemukan sesuatu yang signifikan, selalu ada tantangan besar termasuk menemukan jumlah perempuan yang bisa berpartisipasi dan mengumpulkan informasi terkait inkontinensia.” (Dikutip dari suara.com)

 

Berita Terkait

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru