1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 19 pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dalam pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Timur selama dua hari terakhir. Penyidik mendalami dugaan aliran dana serta penerimaan uang yang diduga mengalir kepada bupati.
“Sejak Kamis kami telah memeriksa 19 pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung, termasuk Plt Bupati Tulungagung,” ujar Budi, Jumat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 orang merupakan pejabat eselon II, sedangkan sisanya pejabat eselon III dan staf pemerintahan.
Selain menelusuri aliran dana, KPK juga mendalami dugaan pengondisian proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Tulungagung. Dugaan itu disebut tetap terjadi meski sistem pengadaan telah menggunakan e-Katalog.
“Kami memperoleh informasi adanya dugaan pengondisian untuk memenangkan proyek di Tulungagung dan saat ini masih didalami,” kata Budi.
Sebelumnya, KPK menetapkan Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan uang dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Nilai permintaan uang disebut mencapai Rp5 miliar dengan realisasi sekitar Rp2,7 miliar.
Dalam proses penyidikan, KPK telah menyita uang tunai, dokumen, dan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Penulis : Laili R

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



