Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Narkoba [Pexels]

Ilustrasi Narkoba [Pexels]

1TULAH.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan peredaran narkoba di B Fashion Hotel, Jakarta Barat.

Polisi menyebut peredaran ekstasi dan vape etomidate dilakukan secara diam-diam oleh sejumlah oknum karyawan dan pengunjung hotel.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pihak dalam struktur operasional hotel yang mengetahui aktivitas penggunaan narkoba tersebut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba yang disebut telah berlangsung cukup lama.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik mengamankan 14 tersangka, termasuk enam orang pengunjung hotel. Polisi juga menetapkan tiga orang lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Salah satu tersangka yang diamankan adalah DEP alias Mami Dania alias Tania. Berdasarkan pengakuannya, peredaran narkotika di hotel tersebut masih berlangsung secara terselubung melalui pihak yang disebut sebagai “Kapten” di B Fashion Hotel.

Polisi menyebut sejak adanya operasi tempat hiburan malam, akses narkoba di hotel tersebut hanya diberikan kepada tamu VIP melalui jalur khusus.

Hotel itu juga disebut beroperasi selama 24 jam dan diduga menarik pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk pengusaha, pejabat, hingga oknum aparat.

Baca Juga :  Tumbangkan Prancis 2-0, Spanyol ke Final Piala Dunia 2026

Dari hasil penindakan, Bareskrim menyita 16 butir ekstasi dan 111 vape etomidate. Polisi memperkirakan selama 12 tahun beroperasi, jumlah narkoba yang beredar di lokasi tersebut mencapai ratusan ribu butir ekstasi dan puluhan ribu vape etomidate dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.

Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan kasus untuk menelusuri keterlibatan pelaku lain, aliran dana, serta kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Berita Terbaru