1TULAH.COM-Penyelidikan atas tewasnya Sutrimo, penjaga rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, terus bergulir. Kepolisian Republik Indonesia bersama Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri baru saja merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) susulan di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dalam proses pemeriksaan tersebut, polisi secara tegas membantah isu yang beredar terkait adanya temuan zat beracun di lokasi kejadian.
Bantahan Temuan Racun dari Pihak Kepolisian
Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Robby Pasha, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi maupun temuan bahan beracun saat olah TKP berlangsung.
“Nggak, nggak, nggak,” tegas Robby saat dikonfirmasi awak media mengenai spekulasi keberadaan racun di lokasi kejadian.
Meski demikian, Robby masih enggan merinci lebih jauh mengenai hasil sementara dari olah TKP maupun jenis barang bukti yang berhasil diamankan. Menurutnya, seluruh barang bukti yang dikumpulkan dari lokasi harus melalui pengujian mendalam terlebih dahulu oleh Tim Puslabfor Polri.
“Ada beberapa [barang bukti] ya. Nanti sama Humas ya, sama Humas. Biar Humas yang jelaskan,” tambah Robby menuturkan bahwa rilis resmi akan disampaikan langsung melalui Divisi Humas.
Tim Puslabfor Angkut Sejumlah Barang Bukti dari Klinik Mordent
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, tim penyidik mulai membuka garis polisi yang melingkari pagar Klinik Mordent pada siang hari. Sejumlah personel Puslabfor Polri masuk ke dalam area klinik lengkap dengan berbagai peralatan pemeriksaan forensik.
Olah TKP yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut menghasilkan beberapa sampel barang bukti. Petugas terlihat membawa:
-
Sebuah kotak hitam.
-
Bantal lengkap dengan sprei berwarna hijau.
-
Beberapa barang berukuran kecil yang dikemas rapat di dalam plastik bening.
Seluruh barang bukti tersebut dibawa menggunakan mobil operasional forensik guna menjalani analisis laboratorium mendalam demi mengungkap penyebab pasti kematian korban. Suasana di sekitar area klinik sendiri tampak sepi dan tertutup rapat selama proses investigasi berlangsung.
Kronologi Singkat Penemuan Korban
Kasus ini bermula ketika korban, Sutrimo, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di area halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Nyawa korban tidak tertolong setelah sempat dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mengumpulkan bukti-bukti digital, hasil forensik, serta keterangan saksi demi merangkai kronologi utuh dari insiden tersebut. (Sumber:Suara.com)



![Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/bule-londo-360x200.jpg)




![Tim Forensik Angkut Barang Bukti dari Klinik Lokasi Penemuan Penjaga Rumah Febrie Adriansyah. [Suara.com/Cornelius]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/olah-tkp-febri-225x129.jpg)
![Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/bule-londo-225x129.jpg)
![Presiden Prabowo Subianto duduk semeja bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri resepsi pernikahan putra Garibaldi Thohir di Jakarta, Minggu (26/7/2026). [instagram Prabowo]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/prabowo-jokowi-sby-225x129.jpg)




![Tim Forensik Angkut Barang Bukti dari Klinik Lokasi Penemuan Penjaga Rumah Febrie Adriansyah. [Suara.com/Cornelius]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/olah-tkp-febri-360x200.jpg)
![Presiden Prabowo Subianto duduk semeja bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri resepsi pernikahan putra Garibaldi Thohir di Jakarta, Minggu (26/7/2026). [instagram Prabowo]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/prabowo-jokowi-sby-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

