Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menerima kunjungan kehormatan Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turki, H.E. Mr. Vedat IŞIKHAN, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026. (Dok: Kementerian P2MI)

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menerima kunjungan kehormatan Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turki, H.E. Mr. Vedat IŞIKHAN, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026. (Dok: Kementerian P2MI)

1TULAH.COM-Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turki, H.E. Mr. Vedat Işıkhan, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Jumat (24/7/2026).

Pertemuan bilateral ini menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan kedua negara, khususnya di bidang ketenagakerjaan, tata kelola pelindungan pekerja migran, hingga pengembangan tenaga kerja profesional.

Dalam kunjungan resmi tersebut, Menteri Vedat Işıkhan didampingi oleh jajaran pejabat tinggi Kementerian Tenaga Kerja Turki, antara lain:

  • Mr. Ali Aybey (Director General of Foreign Relations and European Union)

  • Dr. İhsan Esen (Director General of Information Technologies & Chief of Cabinet)

  • Mr. Yunus Öz (Director General of International Labour Force)

  • Mr. Samet Güneş (Director General of Turkish Employment Agency)

  • Dr. Selim Dağlıoğlu (Deputy Director General of Foreign Relations and European Union)

  • Mr. Reşat Uğur Karacan (Deputy Chief of Mission / Counsellor Kedutaan Besar Turki di Jakarta)

Dorong Tata Kelola Mobilitas Tenaga Kerja yang Aman dan Bermartabat

Dalam audiensi tersebut, Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa Kementerian P2MI menjalankan mandat langsung dari Presiden untuk memperkuat tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia secara menyeluruh. Ia mengapresiasi kehadiran delegasi Turki sebagai bentuk pengakuan atas peran strategis kementeriannya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

“Kunjungan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap eksistensi dan peran strategis Kementerian P2MI dalam mengelola penempatan, pelindungan, dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia,” ujar Mukhtarudin.

Ia menambahkan bahwa Indonesia dan Turki memiliki kesamaan visi dalam membangun sistem mobilitas tenaga kerja internasional yang aman, tertib, serta saling menguntungkan (win-win), tanpa mengesampingkan prinsip pekerjaan yang layak (decent work) dan penghormatan terhadap hak asasi pekerja.

Penyusunan MoU Baru Ketenagakerjaan Indonesia–Turki

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah akselerasi pembaruan kerja sama bilateral melalui penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang ketenagakerjaan antara Kementerian P2MI dan Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turki.

“Draft MoU sudah kami sampaikan. Saat ini kami menunggu respons dari Kementerian Tenaga Kerja Turki mengenai waktu penandatanganan MoU tersebut,” jelas Mukhtarudin.

Melalui MoU ini, Kementerian P2MI berharap koordinasi lintas negara dapat semakin efektif dan berkelanjutan. Mukhtarudin juga mengungkapkan rencana kunjungan balasan ke Turki untuk mematangkan agenda strategis kedua negara.

Menaker Turki Puji Kualitas dan Reputasi Pekerja Indonesia

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Turki, Vedat Işıkhan, menyampaikan rasa bangga dan optimisme tinggi atas hubungan bilateral yang telah terjalin. Ia memberikan ucapan selamat atas terbentuknya Kementerian P2MI serta mengapresiasi keramahtamahan pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Vedat menekankan bahwa tahun 2026 menjadi tonggak penting peringatan 76 tahun hubungan diplomatik resmi Indonesia–Turki, meski secara historis ikatan persaudaraan kedua bangsa telah mengakar sejak empat abad silam. Hubungan erat antara Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan Presiden Prabowo Subianto turut menjadi pijakan kuat dalam memperluas kemitraan strategis ini.

Secara khusus, Vedat memberikan pujian atas reputasi dan etos kerja Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Turki.

“Orang Indonesia dikenal sebagai pekerja yang jujur dan memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaannya. Dua karakter inilah yang selalu kami ingat,” puji Vedat Işıkhan.

Tren Permohonan Izin Kerja PMI di Turki Meningkat

Vedat mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, terjadi lonjakan signifikan pada pengajuan izin kerja bagi warga negara Indonesia di Turki. Tren positif ini menunjukkan makin tingginya kepercayaan pasar kerja Turki terhadap kompetensi dan keahlian tenaga kerja asal Indonesia.

Sebagai penutup pertemuan, kedua menteri sepakat untuk mempercepat percepatan finalisasi MoU, memperkuat jaringan komunikasi, serta terus membuka ruang penempatan bagi tenaga kerja profesional Indonesia di berbagai sektor industri di Turki. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Berita Terbaru