Prabowo Meyakini Kesamaan Pandangan dengan PDIP: Hatinya Sebetulnya Sama dengan Kita

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo di Harlah PKB ke-38. (Tangkap layar)

Prabowo di Harlah PKB ke-38. (Tangkap layar)

1TULAH.COM-Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa PDI Perjuangan memiliki kesamaan pandangan dengan partai-partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan. Prabowo percaya bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut pada dasarnya memiliki semangat dan tujuan kebangsaan yang serupa.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan para pimpinan partai politik yang hadir dalam acara Puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Dalam acara tersebut, PDIP turut hadir yang diwakili oleh Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat.

Menurut Prabowo, persaingan maupun pertandingan dalam panggung politik merupakan hal yang wajar dan baik. Perbedaan pilihan politik atau perpisahan sementara sering kali terjadi hanya karena dinamika kompetisi semata.

Namun, ia optimistis bahwa setelah kompetisi politik usai, seluruh elemen bangsa akan kembali bersatu untuk membangun negara.

Baca Juga :  KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

“PDIP juga hatinya sebetulnya sama dengan kita. Bener, coba cek. Gali hatinya sebetulnya sama,” ujar Prabowo di hadapan para tamu undangan.

Prabowo juga mengaitkan kesamaan pandangan tersebut dengan cita-cita besar para pendiri bangsa yang merumuskan konstitusi negara.

“Ini Undang-Undang Dasar 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita, hati mereka sama. Hanya belum bikin rekomendasi seperti ijtima ulama, belum,” lanjutnya.

Terbuka Terhadap Kritik, Asalkan Bukan Caci Maki

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa jajaran pemerintahannya sangat terbuka terhadap masukan dan tidak anti terhadap kritik masyarakat maupun oposisi.

Bagi Prabowo, keberadaan kritik dalam roda pemerintahan sangat penting sebagai kontrol sosial agar kebijakan tetap berada di jalur yang benar.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

“Tapi kita nggak ada masalah dikritik. Kritik itu baik, kritik itu menyelamatkan. Kritik itu mengingatkan sebetulnya,” tegas Prabowo.

Kendati terbuka terhadap masukan, Prabowo menggarisbawahi pentingnya membedakan antara kritik yang membangun dengan caci maki maupun fitnah. Ia berharap dinamika politik tetap berada dalam koridor etika dan kebenaran.

“Tapi ada beda kritik dan caci maki, ya kan. Kritik dengan fitnah itu beda gitu ya kan. Tapi nggak ada masalah, tidak ada masalah,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Prabowo menekankan pentingnya komitmen untuk terus berjalan di atas prinsip kebenaran demi kemajuan bangsa.

“Kalau kita benar, kalau kita menjalankan kebenaran, kalau kita berada di jalan yang benar, tidak ada masalah, kita terus akan kuat. Keyakinan kita,” pungkas Prabowo. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Berita Terbaru