1TULAH.COM-Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memberikan kesaksian mengejutkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook periode 2019-2022.
Di hadapan majelis hakim, Nadiem mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya aliran dana gratifikasi yang diterima oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di kementerian yang ia pimpin.
Pengakuan Nadiem di Persidangan
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/2/2026), Nadiem menyatakan keterkejutannya atas fakta-fakta yang terungkap di persidangan mengenai banyaknya saksi yang menerima uang.
“Iya saya cukup kaget ya bahwa sudah sangat banyak saksi-saksi ini yang menerima uang dalam bentuk gratifikasi,” ujar Nadiem.
Ia menegaskan bahwa para ASN tersebut bergerak di luar sepengetahuannya. Nadiem mengklaim tidak pernah memberikan instruksi maupun menerima laporan terkait bagi-bagi uang tersebut.
“Semuanya mengaku dan secara eksplisit mereka mengaku bahwa mereka tidak pernah memberitahukan saya mengenai penerimaan uang itu. Mereka semuanya mengaku tidak pernah diperintah oleh saya untuk menerima uang tersebut,” tambahnya.
Dakwaan Jaksa: Kerugian Negara Mencapai Rp 2,1 Triliun
Meski Nadiem membantah terlibat dalam koordinasi gratifikasi ASN, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya telah membacakan dakwaan yang cukup berat. Nadiem diduga memperkaya diri sendiri hingga mencapai angka Rp 809.596.125.000.
Jaksa Roy Riady merinci bahwa total kerugian negara dalam kasus digitalisasi pendidikan ini mencapai Rp 2,1 triliun. Angka fantastis ini bersumber dari dua komponen utama:
-
Mark-up (Kemahalan Harga): Selisih harga Chromebook sebesar Rp 1,5 triliun.
-
Pengadaan Tidak Bermanfaat: Pengadaan Chrome Education Upgrade (CDM) yang dinilai tidak diperlukan sebesar Rp 621 miliar.
Akibat dari penyimpangan prinsip pengadaan ini, perangkat yang seharusnya menunjang pendidikan di daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan) justru tidak dapat digunakan secara maksimal.
Daftar Penerima Aliran Dana Kasus Chromebook
Berdasarkan dakwaan jaksa, aliran dana korupsi ini mengalir ke banyak pihak, mulai dari individu pejabat kementerian hingga korporasi besar. Berikut adalah rangkuman daftar pihak yang disebut menerima uang:
Individu/Pejabat:
-
Nadiem Anwar Makarim: Rp 809,5 Miliar
-
Mulyatsyah: SGD 120.000 dan USD 150.000
-
Mariana Susy: Rp 5,15 Miliar
-
Harnowo Susanto: Rp 300 Juta
-
Nia Nurhasanah: Rp 500 Juta
-
(Serta sejumlah pejabat lainnya dengan nominal bervariasi).
Korporasi (Vendor):
Sejumlah perusahaan teknologi besar juga terseret dalam daftar penerima dana akibat ketidaksesuaian evaluasi harga, di antaranya:
-
PT Acer Indonesia: Rp 425,2 Miliar
-
PT Bhinneka Mentari Dimensi: Rp 281,6 Miliar
-
PT Tera Data Indonesia (Axioo): Rp 177,4 Miliar
-
PT Dell Indonesia: Rp 112,6 Miliar
-
PT Gyra Inti Jaya (Libera): Rp 101,5 Miliar
Kondisi Kesehatan Nadiem Makarim
Di sisi lain, tim hukum Nadiem Makarim sempat menyinggung mengenai alasan medis kliennya. Pengacara telah mengajukan permohonan agar penahanan Nadiem dibantarkan (penangguhan penahanan sementara untuk perawatan medis), namun proses hukum tetap berjalan sesuai jadwal persidangan.
Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat program digitalisasi pendidikan merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang seharusnya meningkatkan kualitas SDM di pelosok negeri, namun justru terganjal masalah hukum besar. (Sumber:Suara.com)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)





















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

