Pertamina Janji Percepat Suplai Pertamax ke SPBU di Barut: Pastikan Ketersediaan BBM Tetap Terjaga

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi SPBU milik Pertamina. Foto: PT Pertamina Patra Niaga

Ilustrasi SPBU milik Pertamina. Foto: PT Pertamina Patra Niaga

1TULAH.COM, Muara Teweh – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan percepatan pemenuhan kebutuhan Pertamax menuju ke sejumlah SPBU ke Barito Utara (Barut), Kalteng.

Hal itu sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat Barut.

“Upaya penanganan dilakukan secara intensif menyusul adanya antrean di SPBU 64.738.06 Muara Teweh pada Rabu kemarin (3/12),” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, dalam pers rilis yang diterima 1tulah.com, Kamis, 4 Desember 2025.

Edi menjelaskan, bahwa kondisi tersebut dipengaruhi 2 faktor utama, yaitu penyesuaian suplai dari Integrated Terminal (IT) Banjarmasin akibat kendala pengiriman yang dipengaruhi faktor cuaca, serta meningkatnya permintaan Pertamax sejak pertengahan November 2025. Namun, dia menyampaikan bahwa stok BBM saat ini tersedia.

“Minat masyarakat terhadap Pertamax cukup tinggi dalam beberapa minggu terakhir, sehingga kebutuhan suplai meningkat. Kami memastikan hal ini ditangani secara serius,” ujar Edi.

Sebagai tindak lanjut, Edi bilang, Pertamina Patra Niaga telah melakukan sejumlah langkah percepatan distribusi, antara lain mempercepat pengiriman BBM ke SPBU di Muara Teweh, melakukan normalisasi dan _build-up_ stok Pertamax dan Pertalite.

Kemudian, Monitoring dan evaluasi secara berkala juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Dia juga menjelaskan, jika pihaknya juga terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemkab Barut dan aparat terkait untuk memastikan kelancaran proses distribusi BBM di wilayah Barut.

Edi menegaskan bahwa Pertamina memahami situasi yang dirasakan masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Perjalanan distribusi BBM ke Muara Teweh yang memerlukan waktu tempuh 18 – 22 jam menjadi tantangan tersendiri, namun seluruh tim kami bergerak maksimal agar pasokan BBM terus tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami juga terus memastikan layanan SPBU berjalan dengan optimal,” tandas Edi.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat Barut dan memastikan seluruh layanan berjalan aman dan kondusif.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan guna menjaga kelancaran penyaluran.

Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, pihaknya menegaskan kepada seluruh SPBU untuk menjalankan pelayanan sesuai ketentuan. Apabila terbukti ditemukan pelanggaran, akan diberikan sanksi yang tegas.

Apabila masyarakat mengalami kendala pelayanan dan produk BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, dan media sosial @pertamina135.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!
IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!
Rupiah Makin Perkasa Jauhi Rp18.000 per Dolar AS pada Jumat Sore, Ini Faktor Pemicunya!
Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026: Tetap Rp10.000 Pasca Kenaikan Tajam Pertamax!
Dapur Program Makan Bergizi Gratis Ikut Menjerit Akibat Rupiah Melemah
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang
Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998
Gelombang Merger Massal: Strategi OJK Perkuat Ratusan BPR dan BPRS di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:53 WIB

Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:41 WIB

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:45 WIB

Rupiah Makin Perkasa Jauhi Rp18.000 per Dolar AS pada Jumat Sore, Ini Faktor Pemicunya!

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:37 WIB

Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026: Tetap Rp10.000 Pasca Kenaikan Tajam Pertamax!

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:53 WIB

Dapur Program Makan Bergizi Gratis Ikut Menjerit Akibat Rupiah Melemah

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:03 WIB

Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:35 WIB

Gelombang Merger Massal: Strategi OJK Perkuat Ratusan BPR dan BPRS di Indonesia

Berita Terbaru