Peran Krusial ASEAN dalam Stabilitas Kawasan: Penegasan Presiden Ramos Horta

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta saat memberikan keterangan pada wartawan di UGM, Sleman, Kamis (31/7/2025). [Hiskia/Suarajogja]

Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta saat memberikan keterangan pada wartawan di UGM, Sleman, Kamis (31/7/2025). [Hiskia/Suarajogja]

1TULAH.COM-Konflik perbatasan antara Kamboja dan Thailand yang sempat memanas baru-baru ini telah menemukan titik terang dengan kesepakatan gencatan senjata yang berlaku efektif pada Senin, 28 Juli 2025 tengah malam waktu setempat.

Perkembangan positif ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, yang secara tegas menyoroti pentingnya peran ASEAN dalam meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas regional.

Dalam pernyataannya saat ditemui di UGM pada Kamis, 31 Juli 2025, Ramos Horta menyampaikan apresiasinya kepada Perdana Menteri Anwar, selaku Ketua ASEAN saat ini, atas inisiatif cepatnya. “Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Perdana Menteri Anwar, Ketua ASEAN kita, atas inisiatif cepatnya dalam mempertemukan kedua pihak untuk berdialog,” ujar Ramos Horta.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut telah secara efektif menghentikan permusuhan dan mendorong dialog untuk mengatasi akar permasalahan.

ASEAN sebagai Poros Utama Penyelesaian Konflik

Presiden peraih Nobel Perdamaian ini menegaskan bahwa langkah cepat ASEAN dalam memfasilitasi dialog dan gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand merupakan prioritas utama dalam menjaga perdamaian regional. Lebih lanjut, Ramos Horta menekankan bahwa ASEAN harus tetap menjadi poros utama dalam penyelesaian konflik di kawasan.

Baca Juga :  Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

“Bahwa ASEAN tetap sangat sentral, bahwa kita semua bekerja keras menjaga persatuan ASEAN demi kawasan ini, demi kepentingan seluruh ASEAN,” tuturnya, menyerukan seluruh negara anggota untuk menjaga kesatuan demi kepentingan bersama. Penekanan ini menunjukkan bahwa solidaritas dan persatuan ASEAN adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika geopolitik.

Stabilitas Kawasan Strategis dan Berlimpah Sumber Daya

Ramos Horta juga menyoroti letak kawasan Asia Tenggara yang sangat strategis, baik secara maritim maupun wilayah udara. Keberadaan sumber daya alam yang melimpah di tengah populasi yang hampir mencapai 700 juta orang semakin mempertegas urgensi stabilitas kawasan. “Hampir 700 juta orang tersebar di kawasan yang sangat strategis ini, baik secara maritim maupun wilayah udara, dan dengan sumber daya,” ucapnya.

Baca Juga :  Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Menurut Ramos Horta, konflik antarnegara tidak boleh mengganggu stabilitas di wilayah yang begitu vital ini. Hal ini menggarisbawahi bahwa setiap gejolak, sekecil apapun, dapat berdampak luas pada kemakmuran dan keamanan bersama di Asia Tenggara.

ASEAN yang Solid: Kunci Peran Global

Mengakhiri pernyataannya, Presiden Ramos Horta menyampaikan pandangannya bahwa ASEAN hanya dapat memainkan peran global yang signifikan jika tetap solid dan bersatu. Ia mendorong semua pihak untuk senantiasa mengingat pentingnya kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan geopolitik yang kompleks.

“ASEAN adalah mitra internasional yang sangat penting dan kita hanya bisa kuat jika kita bersatu. Jadi itu sangat penting, semua orang harus mengingat hal itu,” tegasnya. Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh negara anggota ASEAN untuk terus memperkuat kerja sama dan menjaga persatuan demi masa depan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. (Sumber:Suara.com)


Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru