1ITULAH.COM, SERUYAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan terus memperkuat respons cepat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul tingginya angka kejadian sepanjang musim kemarau 2026.
Kepala BPBD Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, S.Pi., M.M., mengungkapkan hingga saat ini tim gabungan telah menangani 206 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 653 hektare di wilayah Kabupaten Seruyan.
“Sebaran kejadian terbanyak berada di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur, sehingga kedua wilayah tersebut menjadi fokus utama pengawasan dan penanganan,” ujar Agus Supriadi saat diwawancarai wartawan media ini, Kamis (2/9/2026) sore.
Menurutnya, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, instansi teknis, pemerintah desa, perusahaan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Berbagai langkah strategis telah dilaksanakan, di antaranya penetapan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan pada 1 Juli hingga 31 Oktober 2026, apel gelar pasukan dan simulasi penanganan, aktivasi 1 Posko Induk serta 9 Posko Lapangan, hingga pengerahan personel dan sarana pemadaman ke lokasi kejadian.
Di bidang pencegahan, BPBD juga mengintensifkan sosialisasi di 10 kecamatan, patroli terpadu, pemantauan hotspot, serta pemasangan spanduk dan papan larangan membakar lahan. Setiap informasi dari masyarakat maupun titik panas yang terdeteksi segera diverifikasi untuk memastikan lokasi, akses, dan luas awal kebakaran sebelum tim diterjunkan.
Agus menambahkan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa ketersediaan sumber air dan akses menuju lokasi kebakaran masih menjadi tantangan utama dalam operasi pemadaman.
“Karena itu, kami memprioritaskan pemetaan sumber air di desa-desa rawan, penambahan selang dan konektor, rehabilitasi embung maupun sumur bor di lokasi kritis, serta kerja sama pemanfaatan sumber air milik perusahaan dan masyarakat saat kondisi darurat,” jelasnya.
Ia berharap sinergi seluruh unsur bersama peningkatan deteksi dini dan kesiapsiagaan di lapangan mampu menekan potensi karhutla sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran berskala besar di Kabupaten Seruyan.
Penulis : Nordin
Editor : Dadang

![Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/serina-karhutla-360x200.jpg)
![Heboh Arya Wedakarna Nongol di Acara Miss Transgender, Sosok Berseragam Militer Jadi Gunjingan [Instagram Arya Wedakarna]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/arya-trans-gender-360x200.jpg)
![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)


![Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/serina-karhutla-225x129.jpg)
















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

