Siapa Muhammad Riza Chalid? Kisah “Gasoline Godfather” yang Kini Tersandung Korupsi Pertamina

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Muhammad Riza Chalid, si raja minyak dan pengusaha yang dijadikan tersangka oleh Kejagung pada Kamis (10/7/2025). (Dok. Istimewa)

Profil Muhammad Riza Chalid, si raja minyak dan pengusaha yang dijadikan tersangka oleh Kejagung pada Kamis (10/7/2025). (Dok. Istimewa)

1TULAH.COM-Muhammad Riza Chalid, nama yang tidak asing di dunia bisnis energi Indonesia, kembali menjadi pusat perhatian publik. Pengusaha kawakan yang dijuluki “Gasoline Godfather” atau “Si Raja Minyak Indonesia” ini baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (10/7/2025).

Ini adalah kali pertama sosok yang dikenal licin ini dijerat hukum, meskipun baru berstatus sebagai tersangka.

Tersangka Korupsi Pertamina: Awal Mula Jerat Hukum Sang Raja Minyak

Kejagung menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023. Kasus ini menjadi babak baru dalam perjalanan seorang pengusaha yang selama ini nyaris tak tersentuh jerat hukum.

Penetapan status tersangka ini menandai titik balik bagi Riza Chalid. Selama ini, meskipun namanya kerap disebut dalam berbagai kontroversi, ia selalu berhasil “lolos” dari jerat hukum. Publik pun menanti bagaimana kelanjutan kasus ini akan bergulir.

Profil Muhammad Riza Chalid: Gurita Bisnis dan Jejak Kontroversi

Lahir pada tahun 1960, Muhammad Riza Chalid dikenal sebagai pengusaha ulung yang dominan dalam bisnis perdagangan minyak bumi, yang memberinya julukan “Saudagar Minyak” hingga “The Gasoline Godfather”. Gurita bisnisnya tidak hanya terbatas pada sektor energi, melainkan merambah juga ke ritel mode, perkebunan sawit, dan industri minuman.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Namanya erat kaitannya dengan Petral (Pertamina Energy Trading Limited), anak perusahaan Pertamina yang berbasis di Singapura. Selama bertahun-tahun, Riza Chalid diduga memiliki pengaruh besar dalam mengendalikan alur impor minyak melalui Petral.

Dari pernikahannya dengan Roestriana Adrianti atau Uchu Riza pada tahun 1985, Riza Chalid dikaruniai dua anak: Muhammad Kerry Andrianto Riza dan Kenesa Ilona Rina. Menariknya, sang putra, Muhammad Kerry Andrianto Riza, sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dalam kasus dugaan korupsi yang sama.

Meskipun keluarga ini dikenal sebagai pendiri Kidzania Jakarta, fasilitas pendidikan dan bermain anak, mereka dilaporkan lebih banyak menghabiskan waktu di Singapura, yang menjadi pusat operasi bisnis Riza Chalid.

Pada tahun 2015, kekayaan Riza Chalid ditaksir mencapai US$415 juta, menempatkannya sebagai orang terkaya ke-88 di Indonesia versi Globe Asia. Namun, di balik kesuksesannya yang gemilang, nama Riza Chalid tidak pernah lepas dari kontroversi.

Jejak Kontroversi Riza Chalid Sebelum Kasus Pertamina

Sebelum kasus yang menjeratnya saat ini, jejak Muhammad Riza Chalid sudah terekam dalam berbagai peristiwa besar yang memicu pertanyaan publik:

  • Kasus Pengadaan Pesawat Sukhoi (1997): Pada tahun 1997, Riza Chalid pernah mewakili PT Dwipangga Sakti Prima, perusahaan milik keluarga Cendana, dalam pembelian pesawat Sukhoi dari Rusia. Perusahaan ini sendiri pernah tersangkut dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat Hercules pada tahun 1996.
  • Skandal Petral dan Minyak Zatapi (2008): Nama Riza Chalid mencuat dalam kasus Petral pada tahun 2008. Saat itu, Petral diduga membeli minyak mentah bernama Zatapi dari dua perusahaan yang terafiliasi dengan Riza Chalid. Pembelian 600 ribu barel minyak ini disinyalir telah diatur. Meskipun Direktur Utama Pertamina saat itu menyebut harganya murah, para trader justru menilai sebaliknya. Harga minyak Zatapi dianggap kemahalan hingga US$ 11,72 per barel, mengakibatkan Pertamina diperkirakan tekor hingga Rp 65,5 miliar. Namun, kasus ini pada akhirnya dihentikan oleh Bareskrim Polri karena dinilai tidak merugikan negara.
Baca Juga :  Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Dengan penetapan Riza Chalid sebagai tersangka dalam kasus korupsi Pertamina saat ini, publik berharap ada kejelasan dan keadilan yang dapat ditegakkan. Apakah kali ini sang “Gasoline Godfather” akan benar-benar mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Berita Terbaru