Tragedi Kecelakaan Pesepeda Lulu Junayah Jadi Alarm Keras

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Kesedihan menyelimuti komunitas pesepeda Jakarta setelah Lulu Junayah, seorang karyawan BUMN, meninggal dunia karena kecelakaan tragis di jalur sepeda Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2025) lalu. Insiden tersebut tidak hanya menjadi catatan kelam soal keselamatan bersepeda di ibu kota, namun juga memunculkan kembali desakan kuat terhadap penegakan disiplin lalu lintas di jalur sepeda.

Sebagai bentuk solidaritas, komunitas Bike to Work bersama dengan sejumlah komunitas pesepeda lainnya menggelar aksi tabur bunga pada Sabtu (26/4/2025) di lokasi kecelakaan, tepat di depan Kedutaan Besar Jepang. Mereka membawa poster bertuliskan pesan duka dan harapan, juga meletakkan sepeda berwarna putih sebagai tugu peringatan atas nyawa yang hilang.

“Pagi ini, kami bersama pesepeda dari beberapa komunitas tabur bunga dan berdoa bersama di tempat terjadinya kecelakaan yang menimpa saudari kita semua, Lulu Junayah,” tulis Bike to Work dalam pernyataan resminya di Instagram. Salah satu poster bertuliskan, ‘Bersepeda adalah hak segala bangsa,’ menegaskan tuntutan atas hak keselamatan para pesepeda di jalanan Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam keterangannya mengungkapkan kronologi kecelakaan yang menewaskan Lulu. Ia berpendpaat, peristiwa tersebut berawal dari sebuah taksi yang berhenti mendadak di jalur sepeda. Akibat taksi yang mendadak membuka pintu, Lulu yang tengah melaju tidak sempat menghindar, kemudian terbentur pintu kendaraan. Situasi bertambah buruk ketika sebuah sepeda motor dari arah belakang langsung menabrak Lulu.

Baca Juga :  Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

“Tentunya ketika taksi itu berhenti mendadak kemudian sepedanya terkena pintu, dan kemudian ada motor dari belakang yang menabrak,” terang Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (27/4/2025).

Pramono menyampaikan komitmennya untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan di jalur sepeda. Ia juga menegaskan untuk memberikan sanksi tegas kepada pengguna kendaraan yang menyalahgunakan fasilitas umum.

“Kami akan melakukan penertiban. Kalau ada yang parkir atau menggunakan jalur bukan semestinya, tentu kami akan beri sanksi,” tegasnya.

Tragedi Lulu Junayah ini memperkuat bukti terkait kelalaian pengemudi menjadi faktor besar dalam kecelakaan sepeda. Menurut Data dari Bikelegal Firm dan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat memberikan hasil bahwa pada Tahun 2022, lebih dari 80 persen kematian pesepeda disebabkan kelalaian pengemudi kendaraan bermotor. Salah satu jenis kecelakaan yang paling sering terjadi adalah dooring, yaitu ketika pintu kendaraan dibuka tiba-tiba dan menabrak pesepeda. Data NHTSA memperkirakan, rata-rata lebih dari 600 pesepeda per tahun mengalami insiden dooring, dengan cedera berat seperti patah tulang, trauma tulang belakang, hingga cedera otak traumatis.

Baca Juga :  Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Tak hanya itu, waktu kejadian juga memainkan peran besar. Senja sampai fajar merupakan waktu paling berbahaya bagi pesepeda karena menurunnya visibilitas dan meningkatnya kepadatan lalu lintas. Dengan maraknya kampanye ramah lingkungan dan dorongan penggunaan moda transportasi nonmotor, pemerintah Jakarta telah membangun banyak jalur sepeda. Namun, minimnya penegakan aturan membuat jalur tersebut kerap disalahgunakan oleh kendaraan bermotor untuk parkir liar atau bahkan berkendara.

Penegakan Hukum 
Tanpa adanya disiplin dan penegakan hukum yang ketat, infrastruktur saja tidak cukup untuk melindungi pesepeda. Bike to Work mengingatkan, kehilangan satu sepeda saja akan menjadi masalah besar, apalagi jika harus kehilangan nyawa manusia.

“Kehilangan satu unit sepeda saja kita sedemikian hebohnya, apalagi kehilangan satu nyawa di jalan raya,” ucap mereka.

Perinstiwa Lulu Junayah seharusnya menjadi titik balik untuk serius memperbaiki keselamatan pesepeda di Jakarta. Penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di jalur sepeda harus segera dilakukan, disertai sanksi yang tegas.

Keselamatan pesepeda tidak hanya mengenai membangun jalur khusus, melainkan juga terkait menghormati hak semua pengguna jalan. Seperti yang ditulis di salah satu poster dalam aksi tabur bunga, ‘Tak ada perubahan tanpa pergerakan.’ Sudah saatnya semua pihak bergerak untuk melindungi nyawa di jalan raya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Rabu, 9 September 2026 - 18:36 WIB

TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru