Mengenal Arti Lorem Ipsum: Kenapa Bisa Muncul di Tugu Titik Nol IKN?

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulisan 'Lorem Ipsum' di Tugu Titik Nol IKN [X/@/jeJAKAki]

Tulisan 'Lorem Ipsum' di Tugu Titik Nol IKN [X/@/jeJAKAki]

1TULAH.COM-Kehebohan melanda media sosial setelah beredar foto Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menampilkan tulisan tak lazim: “Lorem Ipsum Dolor Amet, Consectetuer Idipiscing Elit”. Sontak, banyak warganet yang menyayangkan keteledoran pihak IKN hingga teks “dummy” tersebut terpampang di lokasi penting.

Lalu, sebenarnya apa arti Lorem Ipsum dan mengapa teks ini bisa sampai ke Tugu Titik Nol IKN? Mari kita telaah lebih lanjut.

Apa Itu Lorem Ipsum? Sekilas Sejarah dan Fungsinya

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia desain grafis atau percetakan, istilah “Lorem Ipsum” tentu tidak asing lagi. Dilansir dari Lipsum.com, “Lorem ipsum dolor sit amet” adalah teks pengisi (dummy text) standar yang umum digunakan dalam industri tersebut.

Fungsinya sangat praktis, yakni untuk memvisualisasikan tata letak (layout) sebuah desain sebelum konten sesungguhnya tersedia. Dengan adanya teks ini, desainer dapat memperkirakan bagaimana tampilan blok teks dalam komposisi desain secara keseluruhan.

Keunikan Lorem Ipsum terletak pada sifatnya yang fleksibel dan tidak memiliki makna spesifik. Secara visual, susunan katanya menyerupai paragraf normal, sehingga memberikan gambaran yang realistis tentang tampilan teks nantinya.

Meskipun populer di era digital, sejarah Lorem Ipsum ternyata cukup panjang. Akarnya ditelusuri hingga karya klasik “De Finibus Bonorum et Malorum” (“Tentang Tujuan Tertinggi Kebaikan dan Kejahatan”), yang ditulis oleh filsuf dan orator Romawi Marcus Tullius Cicero sekitar tahun 45 SM.

Fakta menarik ini dikonfirmasi oleh Richard McClintock, seorang profesor bahasa Latin di Hampden-Sydney College, Virginia, AS. Beliau menemukan bahwa penggunaan elemen-elemen Lorem Ipsum sudah ada sejak lebih dari 2000 tahun lalu dan diperkirakan mulai populer di kalangan jurnalis Eropa sekitar abad ke-15.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Versi Lorem Ipsum yang kita kenal saat ini merupakan hasil pemotongan dan pengacakan dari teks aslinya. Berikut adalah versi panjang dari Lorem Ipsum:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua…

Jika diterjemahkan secara bebas, sebagian dari kalimat tersebut memiliki arti yang cukup mendalam:

“Demikian pula, tidak ada orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena terkadang ada keadaan di mana kesulitan dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar…”

Mengapa Lorem Ipsum Digunakan?

Secara sederhana, Lorem Ipsum menjadi “alat bantu” yang efektif dalam proses desain. Beberapa kegunaan utamanya adalah:

  • Mockup dan Prototipe: Digunakan dalam pembuatan mockup situs web, template brosur, atau desain majalah sebelum konten final siap.
  • Fokus pada Tata Letak: Memungkinkan desainer untuk berkonsentrasi pada aspek visual dan komposisi tanpa terdistraksi oleh arti sebenarnya dari teks.
  • Representasi Teks Realistis: Memberikan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana teks akan terlihat dalam desain akhir dibandingkan hanya menggunakan blok warna atau garis.

Di era digital, variasi Lorem Ipsum pun bermunculan dengan sentuhan yang lebih unik, seperti “Hipster Ipsum”, “Bacon Ipsum”, dan “Cupcake Ipsum”. Namun, versi klasik tetap menjadi pilihan yang paling umum digunakan.

Baca Juga :  99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Penjelasan Pihak IKN Terkait Tulisan ‘Lorem Ipsum’ di Tugu Titik Nol

Menanggapi viralnya foto Tugu Titik Nol IKN dengan tulisan “Lorem Ipsum Dolor Amet”, Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, memberikan klarifikasi. Beliau menjelaskan bahwa tulisan tersebut hanyalah teks sementara yang tidak memiliki arti khusus terkait pembangunan IKN.

“Kata ‘Lorem Ipsum’ itu teks standar yang digunakan pengisi narasi sementara, tidak memiliki arti khusus,” ujar Danis pada Jumat (18/4/2025).

Lebih lanjut, Danis mengungkapkan bahwa bagian tugu yang saat ini bertuliskan Lorem Ipsum nantinya akan diisi dengan informasi mengenai asal-usul dan sejarah pembangunan IKN. Namun, narasi tersebut masih dalam tahap penyusunan oleh Otorita IKN (OIKN).

“Papan itu nantinya akan menyajikan narasi asal-usul serta sejarah berdirinya IKN. Sekarang narasinya sedang disusun,” jelas Danis.

Sebagai tindak lanjut, Otorita IKN telah menutup papan tugu tersebut dengan plastik berwarna biru. Mereka juga menginformasikan bahwa stiker dengan narasi yang benar sedang dalam proses produksi.

Kehadiran tulisan “Lorem Ipsum” di Tugu Titik Nol IKN memang menimbulkan pertanyaan dan kritik. Namun, penjelasan dari pihak Otorita IKN mengindikasikan bahwa hal tersebut murni merupakan kesalahan teknis dalam pemasangan penanda sementara.

Lorem Ipsum sendiri adalah teks standar yang lazim digunakan dalam dunia desain sebagai pengisi ruang sebelum konten sebenarnya siap.

Semoga klarifikasi ini dapat menjawab rasa penasaran publik dan kita dapat menantikan informasi yang sesungguhnya terpasang di Tugu Titik Nol IKN nantinya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat
Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Sabtu, 12 September 2026 - 05:38 WIB

KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat

Sabtu, 12 September 2026 - 05:32 WIB

Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Berita Terbaru

Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny (tengah) berselebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Timnas Bahrain dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (sumber: suara.com)

Olahraga

Timnas Indonesia Bakal Hadapi Yordania pada November 2026

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:54 WIB