Mantapkan Persiapan, Kejurprov Motoprix 2024 di Barsel Siap Digelar

- Jurnalis

Sabtu, 29 Juni 2024 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk pemberitahuan Kejurprov Motoprix 2024 (foto atas) dan persiapan panitia menjelang ajang Motoprix 2024. Foto. Alifansyah/1tulah.com

Spanduk pemberitahuan Kejurprov Motoprix 2024 (foto atas) dan persiapan panitia menjelang ajang Motoprix 2024. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, siap melaksanakan ajang bergengsi balap motor bertajuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Motoprix Pj Bupati Barsel 2024, yang akan digelar di Sirkuit Stadion Batuah Kota Buntok, pada tanggal 29-30 Juni 2024.

“Motoprix ini merupakan ajang balap motor yang sangat dinanti-nantikan oleh para pecinta olahraga otomotif, khususnya di Kabupaten Barsel,” ujar Ketua pantia pelaksana, Joni Priawan kepada wartawan saat ditemuai di kantor seketariat pendaftaran Stadion Batuah, Jumat (28/6/2024).

Ia menerangkan, dalam ajang Motoprix Pj Bupati Barsel 2024 itu ada tiga kategori yang akan dipertandingkan antara lain, kategori utama/Kejurprov, open dan lokal, yang terbagi beberapa kelas, yakni kelas Expert, Novice, Rookie, dan Supporting Race, dengan total hadiah Rp120 juta.

Ia melanjutkan, semua persiapan sudah dilakukan oleh panitia pelaksana yang bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Barsel, mulai dari rapat internal hingga persiapan lainnya di lapangan untuk kesuksesan event besar tersebut.

Baca Juga :  DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M

“Untuk saat ini kurang lebih 50 orang pembalap yang sudah mendaftar,” terangnya.

Ia menuturkan, bagi pembalap lokal maupun non lokal yang ingin mendaftar silahkan datang ke kantor seketariat yang berlokasi di Stadion Batuah Kota Buntok atau menghubungi nomor telepon yang tertera di spanduk pemberitahuan yang sudah dipasang panitia disejumlah lokasi untuk boking terlebih dulu, karena, pendaftaran akan ditutup pada pukul 12 malam nanti.

Namun, lanjutnya, batas waktu itu berlaku untuk pembalap lokal, karena kalau terlambat atau melewati jadwal pendaftaran yang sudah ditentukan, maka akan dikenakan denda atau biaya tambahan sebesar Rp 50 ribu per kelas/orang.

“Sementara, untuk pembalap dari luar daerah masih bisa mendaftar sampai besok pagi, tapi kami hanya memberikan toleransi waktu hingga pukul 10.00 Wib besok, kalau lewat maka akan dikenakan biaya tambahan,” tutur pria yang akrab disapa bang Joni itu.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Joni mengatakan, dengan adanya event Motoprix tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan semangat untuk para pecinta olahraga otomotif terutama pembalap-pembalap generasi muda yang ingin menyalurkan hobi dan bakatnya dengan menunjukkan performa terbaik pada kompetisi resmi, seperti Motoprix dan event serupa lainnya.

Ia menambahkan, untuk menyukseskan event besar tersebut perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Barsel, sebab, ajang Motoprix tersebut merupakan kegiatan resmi dan positif, untuk itu dirinya mengajak masyarakat untuk mendukung kegiatan tersebut, dan kepada para pembalap agar mematuhi semua peraturan yang sudah ditetapkan panitia.

“Melalui ajang ini, kita ingin meningkatkan kesadaran generasi muda kita untuk tidak melakukan aksi balapan liar di Jalan umum yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, lebih baik mengikuti kegiatan resmi, sehingga bisa meraih pengalaman serta prestasi yang tentunya bisa dibanggakan,” kata Joni Priawan. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Bulutangkis Indonesia Pastikan Medali Asian Games 2026 Usai Singkirkan Taiwan 3-1
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Bulutangkis Indonesia Pastikan Medali Asian Games 2026 Usai Singkirkan Taiwan 3-1

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Berita Terbaru