Ditinggal Suami Nyoblos ke TPS, Ibu Ini Malah Bunuh Ketiga Anaknya

- Jurnalis

Kamis, 10 Desember 2020 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com– Entah apa yang merasuki perempuan berinisial MT (30) ini hingga tega membunuh ketiga anaknya YL ((5) SL (4) dan DL (2).

Pelaku menghabisi nyawa ketiga anaknya di Saat ditinggal suaminya bernama Nofeli Lahagu alias Ama Fina pergi ke TPS di Desa Banua Sibohou, Nias Utara, Sumatera Utara, pada hari Rabu (9/12/2020).

Informasi diperoleh, suami pelaku ke TPS membawa putri sulungnya SL dan ayahnya Faomambòwò Lahagu alias Ama Oti dan ibunya Setiani Zega alias Ina Oti. Mereka pamit pada MT bersama tiga putranya. Sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang

Usai pencoblosan, Faomambòwò, Setiani, dan SL pulang ke rumah. Sedangkan Nofedi masih tinggal di TPS.

Saat tiba di rumah sekitar pukul 13.30 WIB, ketiga saksi mendapati seluruh korban dalam keadaan tidak bergerak dan berlumur darah dengan posisi luka gorok di leher.

“Sementara MT tidur telentang di samping mereka dengan sebilah parang ada di sisinya,” kata Paur Humas Polres Nias, Aiptu Yadsen Hulu, saat dikonfirmasi Suara.com (SuaraSumut.id), Kamis (10/12/2020).

Ketiga saksi yang kaget dan dan ketakutan, terutama SL menelepon tetangganya dan memberitahukan kejadian itu. Nofedi tiba di rumah sekitar pukul 16.00 WIB dan diberitahu mengenai kejadian itu.

Baca Juga :  Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

“Personel Polsek Tuhemberua mendapat informasi peristiwa pembunuhan itu sekitar pukul 17.00 WIB,” ujarnya.

Petugas kemudian mengamankan MT dan menyita barang bukti. Petugas juga meminta keterangan para saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Jasad ketiga korban dievakuasi ke RSUD Gunungsitoli untuk dilakukan visum et repertum,” jelasnya.

Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap MT guna mendalami motif dari pembunuhan itu.

“Untuk sementara pembunuhan diduga karena himpitan kesulitan ekonomi keluarga,” pungkasnya.(eni)

Berita Terkait

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru