1TULAH.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah mendalami penyebaran video hoaks mengenai aksi demonstrasi yang beredar di media sosial.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung dan hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah pendalaman oleh tim selesai dilakukan.
Kapolri mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan hanya menyebarkan informasi yang telah dipastikan kebenarannya.
Menurutnya, kebebasan berekspresi tetap harus disertai tanggung jawab dan tidak boleh digunakan untuk menyebarkan berita bohong maupun melakukan tindakan yang melanggar ketentuan hukum.
Video yang beredar sebelumnya menampilkan aksi demonstrasi yang diklaim terjadi di Jakarta. Namun, pemerintah memastikan rekaman tersebut bukan peristiwa terbaru, melainkan dokumentasi aksi yang terjadi pada tahun lalu sehingga informasi yang disertakan dalam unggahan tersebut dinyatakan tidak benar.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan video tersebut merupakan hoaks yang sengaja disebarkan untuk menyesatkan masyarakat.
Ia memastikan pemerintah bersama aparat penegak hukum akan menelusuri akun yang menyebarkan informasi palsu tersebut.
Apabila ditemukan unsur tindak pidana, pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis : Dedy Hermawan
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

