Pesan Mendalam Arton S. Dohong di Perayaan Dharma Shanti Nyepi Kalteng

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menghadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948, baru-baru ini. Foto:Istimewa

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menghadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948, baru-baru ini. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong, menegaskan bahwa pembangunan suatu daerah tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, nilai spiritual dan kekayaan budaya merupakan landasan utama yang harus diperkuat untuk memastikan kemajuan daerah yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Arton saat menghadiri acara Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang dirangkaikan dengan HUT Integrasi ke-46 Kaharingan-Hindu di Wantilan Pura Pitamaha, Palangka Raya, belum lama ini.

Sinergi Lintas Elemen di Bumi Tambun Bungai

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi potret nyata kuatnya toleransi di Kalteng. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • H. Agustiar Sabran (Gubernur Kalteng)

  • Irjen Pol Iwan Kurniawan (Kapolda Kalteng)

  • Unsur Pemerintah Provinsi, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat.

Baca Juga :  BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Kehadiran berbagai elemen ini, menurut Arton, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Spiritual sebagai Modal Sosial Pembangunan

Politisi PDI-P ini menuturkan bahwa momentum Dharma Shanti memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar seremonial keagamaan. Ia melihatnya sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat sinergi dalam mendukung roda pembangunan.

“Nilai-nilai budaya serta spiritual merupakan fondasi strategis dalam pembangunan daerah,” tegas Arton S. Dohong.

Ia menambahkan bahwa jika moral dan spiritualitas masyarakat terjaga, maka hasil pembangunan fisik akan lebih dihormati dan memberikan dampak positif yang lebih luas.

Menjaga Harmonisasi dan Kesadaran Kolektif

Arton memberikan apresiasi tinggi terhadap terjaganya kerukunan umat beragama di Kalimantan Tengah hingga saat ini. Ia meyakini bahwa kunci dari stabilitas daerah adalah kesadaran kolektif yang dilandasi nilai-nilai ketuhanan dan kearifan lokal.

Baca Juga :  Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Mengapa nilai spiritual penting bagi pembangunan?

  1. Menciptakan Harmonisasi Sosial: Meminimalisir konflik horizontal di tengah keberagaman.

  2. Penguatan Moral: Memastikan tata kelola pembangunan berjalan dengan integritas.

  3. Keberlanjutan: Budaya lokal menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam dan sesama.

“Kesadaran kolektif yang berlandaskan spiritualitas akan menciptakan keharmonisan sosial yang menjadi modal utama kemajuan Kalteng ke depan,” tandasnya.

Pesan dari Ketua DPRD Kalteng ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa kemajuan sebuah provinsi tidak hanya diukur dari angka statistik ekonomi, tetapi juga dari indeks kebahagiaan dan kedamaian masyarakatnya yang berakar pada budaya dan agama. (Ingkit)

Berita Terkait

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Berita Terbaru