Waspadai Gagal Ginjal Akut pada Anak: Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gagal ginjal akut  2 anak di Sumsel alami gagal ginjal akut (Getty Images/suara.com)

Ilustrasi gagal ginjal akut 2 anak di Sumsel alami gagal ginjal akut (Getty Images/suara.com)

1TULAH.COM – Dalam beberapa waktu terakhir, kasus gagal ginjal akut pada anak-anak menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama pada kelompok usia 6 bulan hingga 18 tahun.

Tren ini memicu kekhawatiran, terlebih karena jumlah kasus terus bertambah dalam dua bulan terakhir.

Menanggapi hal ini, Kementerian Kesehatan menyampaikan imbauan kepada para orang tua untuk tetap waspada tanpa perlu panik secara berlebihan.

Dalam rilis resminya, Kemenkes menyebutkan beberapa gejala awal yang bisa menjadi tanda-tanda gagal ginjal akut, antara lain diare, muntah, demam yang berlangsung selama tiga hingga lima hari, batuk dan pilek, serta penurunan drastis jumlah urine hingga tidak bisa buang air kecil sama sekali.

Bila anak menunjukkan satu atau lebih gejala tersebut, sangat disarankan untuk segera membawanya ke fasilitas kesehatan guna mendapat pemeriksaan lanjutan.

Plt. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Yanti Herman, MH. Kes, turut mengingatkan agar orang tua tidak menunda pemeriksaan jika mendapati gejala mencurigakan pada anak.

Kewaspadaan dan deteksi dini menjadi kunci penting dalam penanganan penyakit ini. Untuk memperkuat respons terhadap kasus yang terus berkembang, pemerintah telah menetapkan kebijakan resmi melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022.

Dokumen ini mengatur tata laksana penanganan pasien gagal ginjal akut bagi tenaga medis dan petugas kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui kebijakan tersebut, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dan sektor kesehatan dapat bersinergi dalam mencegah serta menangani kasus gagal ginjal akut pada anak sedini mungkin, guna melindungi generasi muda dari risiko komplikasi yang lebih serius.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru