Johnny Hardjojo Siap Pimpin PWI: Solusi Dualisme Organisasi Wartawan?

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Johnny Hardjojo siap maju jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025-2030. (Ist)

Johnny Hardjojo siap maju jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025-2030. (Ist)

1TULAH.COM-Di tengah pusaran konflik internal dan dualisme kepemimpinan yang mengguncang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), organisasi wartawan tertua di Indonesia, seorang jurnalis senior berkaliber tinggi, Johnny Hardjojo, akhirnya menyatakan kesiapannya untuk ‘turun gunung’.

Berbekal pengalaman puluhan tahun di dunia pers nasional hingga pengakuan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan militer, ia secara resmi maju sebagai calon Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas keprihatinan mendalam terhadap konflik internal PWI yang dinilai telah mencoreng marwah dan wibawa organisasi. “Saya terpanggil. Saya siap mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PWI Pusat,” tegas Johnny dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).


Memulihkan Citra dan Martabat PWI: Misi Utama Johnny Hardjojo

Keputusan Johnny Hardjojo untuk maju dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PWI yang rencananya akan digelar akhir Agustus 2025 ini didasari oleh kecintaannya yang besar terhadap organisasi. “Saya sangat cinta PWI,” ucap Johnny. Ia menambahkan, “Saya ingin ikut memulihkan citra, martabat, dan wibawa organisasi ini. Itulah alasan saya maju.”

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmennya untuk mengatasi akar permasalahan yang menyebabkan dualisme PWI dan mengembalikan kejayaan organisasi yang kini sedang terpecah belah. Fokus utamanya adalah menyatukan kembali anggota dan membangun kembali kepercayaan publik terhadap PWI sebagai pilar utama kebebasan pers di Indonesia.

Baca Juga :  Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Rekam Jejak Gemilang Johnny Hardjojo: Dari Redaksi Hingga Lingkaran Strategis Nasional

Johnny Hardjojo bukanlah nama asing di belantika pers nasional. Memulai karier gemilangnya sejak akhir 1970-an, ia telah menduduki berbagai posisi puncak di sejumlah media ternama. Pengalamannya mencakup peran sebagai Wakil Pemred Harian Umum ABRI hingga Pemred di berbagai media terkemuka, menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan pemahaman mendalam tentang dinamika industri media.

Lebih dari sekadar pengalaman di dunia pers, jaringan Johnny Hardjojo juga merentang hingga level strategis nasional. Ia merupakan Alumnus KRA XXXIX Lemhannas RI tahun 2006, sebuah bukti kapasitas pemikirannya dalam konteks pertahanan dan keamanan nasional. Bahkan pada tahun 2015, ia diganjar Brevet TNI oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko, sebuah pengakuan atas kontribusinya yang signifikan di bidang pertahanan.

Di internal PWI, pengabdiannya juga tidak perlu dipertanyakan. Meskipun detail jabatannya sebelumnya di PWI tidak disebutkan secara spesifik, rekam jejaknya menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap organisasi profesi wartawan ini.

Baca Juga :  Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Dedikasi Penuh untuk PWI: Membangun Kembali Kebersamaan

Kini, setelah anak-anaknya mandiri, Johnny Hardjojo merasa terpanggil untuk mendedikasikan waktunya secara penuh untuk membenahi PWI. “Anak-anak sudah mandiri. Sekarang saya punya banyak waktu untuk PWI,” ungkapnya. Ini menunjukkan komitmen totalnya untuk mencurahkan energi dan pemikirannya demi kemajuan organisasi.

Dengan kerendahan hati, ia pun memohon dukungan dari seluruh anggota PWI di Indonesia untuk bersama-sama mengembalikan kejayaan organisasi. “Dengan kerendahan hati, saya mohon dukungan dari teman-teman PWI di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Tekad saya cuma satu: mari kita bersatu, bangkit, dan membuat siapapun respek dan bangga terhadap PWI!” tambah Johnny, menutup pernyataannya dengan seruan persatuan dan kebangkitan.

Pencalonan Johnny Hardjojo diharapkan dapat menjadi titik terang di tengah krisis dualisme yang melanda PWI, membawa angin segar dan harapan baru bagi para jurnalis di seluruh Indonesia untuk kembali memiliki organisasi yang solid, berwibawa, dan dihormati. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru