Dewan Barut Sebut Pengelolaan Sektor Pangan Optimal, Kunci Kemandirian Daerah

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Al Hadi. Foto: Istimewa

Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Al Hadi. Foto: Istimewa

1TULAH.COM, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Al Hadi, menyebutkan bahwa pengelolaan sektor pangan yang optimal dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan kemandirian dan ketahanan pangan daerah setempat

Dewan Al Hadi bilang dengan pengelolaan sektor pangan yang baik dapat meningkatkan produksi dan distribusi pangan, alhasil masyarakat pun dapat menikmati pangan yang cukup dan berkualitas.

“Dengan pengelolaan sektor pangan yang optimal dapat menjadi kunci kemandirian pangan daerah Barito Utara,” ujar Al Hadi, Kamis, 10 Juli 2025.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Dewan dari PKB Barut ini menambahkan bahwa kemandirian pangan Barut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada pangan impor.

“Jika pada pengelolaan sektor pangan kita baik, saya yakin dapat meningkatkan produksi pangan lokal dan mengurangi impor pangan,” katanya.

Untuk meningkatkan pengelolaan sektor pangan, dewan Al Hadi mengusulkan beberapa langkah, seperti peningkatan infrastruktur pertanian, pengembangan teknologi pertanian, dan peningkatan kapasitas petani.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

“Dari langkah-langkah tersebut, saya pastikan juga dapat meningkatkan produksi pangan lokal dan menciptakan kemandirian pangan daerah,” tandasnya.

Pada akhirnya, jika pengelolaan sektor pangan yang optimal dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan kemandirian dan ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barut pada umumnya.

Editor: Aprie

Berita Terkait

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru