Kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda ke Kediaman Dedi Mulyadi: Cieee…Janda Ketemu Duda

- Jurnalis

Senin, 9 Juni 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sherly Tjoanda dan Dedi Mulyadi saat berjumpa di Pakuan [YouTube KDM]

Sherly Tjoanda dan Dedi Mulyadi saat berjumpa di Pakuan [YouTube KDM]

1TULAH.COM-Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, baru-baru ini melakukan kunjungan penting ke kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Subang. Pertemuan ini sontak menarik perhatian publik, terutama terkait dengan profil keluarga Sherly Tjoanda yang kini menjadi sorotan. Keduanya sama-sama sedang menjoblo alias janda dan duda.

Profil Keluarga Sherly Tjoanda

Sherly Tjoanda adalah istri dari mendiang Benny Laos, seorang politikus yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Morotai. Benny Laos sedianya akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara 2024. Namun, nasib berkata lain. Benny Laos meninggal dunia pada 12 Oktober 2024 setelah speedboat yang ditumpanginya terbakar di Pulau Taliabu, hanya enam pekan sebelum Pilkada digelar.

Tragedi ini membuat Sherly Tjoanda mengambil alih estafet suaminya. Ia kemudian maju menggantikan Benny Laos sebagai calon gubernur Maluku Utara. Penetapan Sherly sebagai calon gubernur Maluku Utara dilaksanakan dalam rapat pleno KPU Maluku Utara pada 24 Oktober 2024.

Pasangan Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe berhasil memenangkan Pilgub Maluku Utara, didukung oleh koalisi delapan partai besar: Partai Amanat Nasional (PAN), Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gelora, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Buruh, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Meskipun kedua orang tuanya aktif dalam dunia politik, hingga saat ini belum ada satupun anak Sherly Tjoanda yang terjun ke kancah politik. Putra tertua mereka, Bennett Edbert Laos, lahir pada tahun 2006 dan kini berusia 19 tahun. Dua adiknya, Benneisha Edelyn Laos dan Benedictus Edrick Laos, masing-masing lahir pada tahun 2007 dan 2009.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Perlakuan Istimewa KPU Maluku Utara dan Kontroversi Pilkada

Kemenangan Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe dalam Pilgub Maluku Utara tidak lepas dari kontroversi. Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Nomor Urut 3, Muhammad Kasuba-Basri Salama, mengajukan permohonan pembatalan Keputusan KPU Provinsi Maluku Utara Nomor 67 Tahun 2024 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024. Keputusan KPU tersebut menetapkan Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe sebagai pemenang.

KPU Maluku Utara dinilai melakukan pembedaan perlakuan terhadap Sherly Tjoanda. Diketahui, Sherly Tjoanda melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, berbeda dengan tiga pasangan calon lain yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasan Boersorie, Maluku Utara.

Tindakan KPU Maluku Utara ini didalilkan melanggar asas adil dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (UU Pilkada). KPU Maluku Utara terkesan menunjukkan sikap khusus dan spesial terhadap Sherly Tjoanda.

Selain itu, penetapan Sherly Tjoanda sebagai Calon Gubernur Maluku Utara Nomor Urut 4, menggantikan suaminya yang meninggal dalam kecelakaan, dianggap bertentangan dengan Pasal 45 ayat (1) dan (2) huruf b UU Pilkada. Pasal ini secara inti menyatakan bahwa pendaftaran calon gubernur harus memenuhi persyaratan sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat pemeriksaan dokter.

Baca Juga :  Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Pertemuan Sherly Tjoanda dan Dedi Mulyadi: Mempererat Kerja Sama Antar-Provinsi

Di tengah sorotan publik terhadap profil keluarganya dan kontroversi Pilkada, Sherly Tjoanda baru-baru ini bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pertemuan kedua kepala daerah ini menjadi momen penting dalam upaya mempererat kerja sama antar-provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas potensi kolaborasi di berbagai sektor strategis, khususnya dalam bidang pertanian, perdagangan, dan transformasi digital pemerintahan. Dedi Mulyadi menekankan pentingnya efisiensi anggaran serta pengalihan belanja tidak prioritas ke program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mendukung program pemerintah pusat dalam efisiensi anggaran dan memperkuat pelayanan publik. Potensi kerja sama antara Jawa Barat dan Maluku Utara sangat terbuka, terutama di sektor pertanian dan digitalisasi sistem pemerintahan,” ujar Dedi Mulyadi.

Sherly Tjoanda turut mengapresiasi sambutan hangat dari tuan rumah. Ia juga menyempatkan diri meninjau langsung lingkungan sekitar kediaman Gubernur Jabar, termasuk melihat peternakan domba dan menikmati pemandangan sawah yang indah di kawasan Subang. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk sinergi positif antara Jawa Barat dan Maluku Utara di masa mendatang. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Berita Terbaru