Dedi Mulyadi Melunak Setelah Ngotot Berdialog, Sebut Aura Cinta Bukan Anak SMA dan Berstatus Bintang

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi dan Aura Cinta (sumber: suara.com)

Dedi Mulyadi dan Aura Cinta (sumber: suara.com)

KALTENGLIMA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, baru-baru ini memberikan tanggapan setelah berdialog dengan Aura Cinta, sosok yang belakangan ini tengah menjadi sorotan publik berkat keberaniannya berdebat dengan sang gubernur.

Dalam sesi dialog yang dipublikasikan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Aura Cinta menyampaikan kritiknya mengenai rencana penghapusan perpisahan sekolah. Sebagai salah satu korban penggusuran rumah di bantaran Sungai Bekasi, Aura terlihat sangat bersikeras bahwa acara perpisahan sekolah penting untuk tetap diadakan.

Mendengar pendapat tersebut, Dedi Mulyadi kemudian balik bertanya kepada Aura tentang urgensi di balik perpisahan sekolah tersebut.

“Kalau tanpa perpisahan emang kehilangan kenangan? kenangan itu bukan pada saat perpisahan, kenangan indah itu saat proses belajar selama tiga tahun,” kata dedi Mulyadi.

Aura berpendapat bahwa perpisahan dapat dijadikan sebagai momen berkumpul bersama teman-teman.

“Enggak juga sih pak, saya ngerasa kan udah lulus ya, kalau misalnya gak ada perpisahan kita tuh gak bisa kumpul bareng atau ngerasain gimana kumpulnya interaktif sama teman-teman gitu pak,” kata Aura.

Baca Juga :  Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Mendengar jawaban dari Aura, Dedi Mulyadi langsung memberikan tanggapan yang tajam.

“Rumah aja gak punya, bayar perpisahan,” ujar Dedi.

Tindakan berani Aura untuk mengkritik gubernur Jawa Barat segera menarik perhatian banyak orang.

Namun, beberapa warganet yang cermat berhasil mengungkapkan kepada publik bahwa sosok Aura sebenarnya berasal dari dunia entertainment.

Ternyata, Aura pernah berperan dalam sinetron dan juga menjadi pengisi program acara di televisi.

Karena fakta ini, warganet mulai merasa curiga akan kemungkinan adanya settingan saat Dedi Mulyadi berdebat dengan Aura baru-baru ini.

Seolah ingin menanggapi isu tersebut, Dedi Mulyadi mengunggah video terbaru di akun Instagram pribadinya.

Dalam video itu, Dedi menyatakan bahwa dialognya dengan Aura mencerminkan harapan akan masa depan anak-anak Indonesia.

“Perlu dipahami oleh semua bahwa dialog saya dengan Aura, itu adalah dialog yang ingin menggambarkan tentang masa depan anak-anak kita,” kata Dedi Mulyadi dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa (29/4/2025).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Gubernur Jawa Barat untuk periode 2025-2030 menegaskan bahwa Aura bukanlah seorang remaja, karena saat ini usianya sudah mendekati 20 tahun.

“Pertama, Aura bukanlah anak remaja, tapi menurut saya sudah dalam ketegori dewasa, karena usianya sudah hampir 20 tahun,” imbuhnya.

Selanjutnya, Dedi Mulyadi membahas tentang pekerjaan Aura, yang selama ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet di media sosial. Mantan Bupati Purwakarta tersebut juga mengakui bahwa Aura adalah sosok yang berkiprah di dunia entertainment.

“Dan dia lulus SMA setahun yang lalu, dan dia sudah menjadi bintang iklan, sudah bisa mencari uang oleh dirinya sendiri,” ujarnya.

Namun, Dedi Mulyadi tidak memberikan jawaban yang jelas mengenai tuduhan bahwa konten video debatnya bersama Aura adalah sebuah pengaturan.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah
Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 11 September 2026 - 05:57 WIB

Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Berita Terbaru