Cegah Dampak Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Terapkan Modifikasi Cuaca

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca ekstrem dipresdiki terjadi pada sepekan kedapan. Hal itu berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Cuaca ekstrem dipresdiki terjadi pada sepekan kedapan. Hal itu berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

1TULAH.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh cuaca ekstrem.

Juru Bicara OMC 2025 sekaligus Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam periode tertentu.

Dalam keterangan resminya di Jakarta pada Sabtu, ia mengungkapkan bahwa pada hari pertama pelaksanaan OMC, yakni Jumat, 14 Februari 2025, telah dilakukan dua sorti penerbangan yang masing-masing membawa 1.600 kilogram (kg) garam (NaCl) sebagai bahan penyemaian.

Baca Juga :  Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Pada sorti pertama, penyemaian dilakukan di wilayah sekitar Selat Sunda dan barat laut Jakarta, sedangkan sorti kedua difokuskan di wilayah barat daya Jakarta.

Michael menambahkan bahwa operasi ini merupakan hasil kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Fikri Nur Muhammad, mengungkapkan bahwa pada dasarian II Februari 2025, tingkat pertumbuhan awan di wilayah barat Jawa, termasuk DKI Jakarta, mencapai lebih dari 70 persen.

Selain itu, potensi pembentukan awan hujan di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat juga cukup tinggi, dengan kelembaban udara di setiap lapisan atmosfer mencapai sekitar 90 persen.

Baca Juga :  Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan OMC 2025, yang terbukti mampu mengurangi intensitas hujan di wilayah Jakarta. Berdasarkan data BMKG, operasi ini berhasil menekan curah hujan sebesar 56-64 persen.

Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengoptimalkan langkah-langkah mitigasi agar dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan di masa mendatang.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus
Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla
Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru