Fraksi KPDN Minta Anggaran Penanganan Karhutla dan Penghargaan untuk Petugas

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Damkar Seruyan saat memadamkan api di lahan yang terbakar. Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu perhatian utama Fraksi Keadilan Pembangunan Demokrasi Nasional (KPDN) dalam Rapat Paripurna pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026 di DPRD Seruyan belum lama ini.

Anggota Damkar Seruyan saat memadamkan api di lahan yang terbakar. Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu perhatian utama Fraksi Keadilan Pembangunan Demokrasi Nasional (KPDN) dalam Rapat Paripurna pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026 di DPRD Seruyan belum lama ini.

1TULAH.COM, SERUYAN – Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu perhatian utama Fraksi Keadilan Pembangunan Demokrasi Nasional (KPDN) dalam Rapat Paripurna pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026 di DPRD Seruyan belum lama ini.

Dalam pemandangan umumnya, Fraksi KPDN yang dibacakan oleh Anggota DPRD Fraksi KPDN, Wiwin, meminta Pemerintah Kabupaten Seruyan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk menangani dampak karhutla, terutama dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat dari sisi kesehatan. Menurut fraksi ini, kondisi kabut asap memerlukan kesiapan anggaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Selain aspek kesehatan, Fraksi KPDN menyoroti pentingnya dukungan terhadap upaya penanggulangan karhutla yang dilakukan di lapangan. Penanganan kebakaran tidak hanya membutuhkan sarana dan prasarana, tetapi juga perhatian terhadap para petugas yang menjadi garda terdepan,” kata Wiwin.

Baca Juga :  Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, Bupati Tekankan Anggaran Berorientasi pada Publik

Sebagai bentuk apresiasi, Fraksi KPDN mengusulkan agar pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan petugas pemadam kebakaran yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla. Usulan tersebut diharapkan menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka.

“Kami menilai para personel telah bekerja siang dan malam untuk melokalisasi titik api serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, dukungan anggaran dan pemberian penghargaan dipandang sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan karhutla sekaligus melindungi masyarakat dari dampaknya,” harapnya.

Selain masalah karhutla, fraksi ini menegaskan perubahan APBD tidak boleh sekadar menjadi perubahan angka. Setiap penambahan maupun pergeseran anggaran harus didasarkan pada kebutuhan mendesak, prioritas pembangunan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Fraksi juga meminta pemerintah menjelaskan secara rinci perubahan target PAD, mengoptimalkan potensi daerah dan kepatuhan pajak serta retribusi tanpa menambah beban masyarakat, serta memastikan setiap belanja APBD efisien, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas

Selain itu, Fraksi KPDN menyoroti pelayanan PDAM dengan meminta peningkatan kesiapan mesin dan peralatan agar distribusi air bersih kembali normal, sekaligus mempertimbangkan kompensasi tarif bagi pelanggan di Kuala Pembuang selama kualitas air belum membaik.

“Kami juga mendorong perhatian terhadap sektor pendidikan, kesehatan, jalan dan jembatan, air bersih, infrastruktur dasar, pelayanan publik, digitalisasi, pemberdayaan UMKM, dan infrastruktur logistik demi menjawab kebutuhan masyarakat Seruyan,” harapnya.

Penulis : nordin

Editor : Dadang

Berita Terkait

Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas
Bupati Seruyan Terbitkan Surat Edaran, Warga Diimbau Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla
Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, Bupati Tekankan Anggaran Berorientasi pada Publik
Dinas Perikanan Seruyan Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting
Festival Etnik Danau Sembuluh Jadi Langkah Awal Menuju Wisata Prioritas Seruyan
Ketua TP PKK: Hidup Sehat Dimulai Sejak Dini
Uji Kebugaran ASN Seruyan Di Peringatan Ke-43 Haornas
DPRD Soroti Pencegahan Karhutla, Nina Rusnita Minta Desa Perkuat Deteksi Dini

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 10:54 WIB

Fraksi KPDN Minta Anggaran Penanganan Karhutla dan Penghargaan untuk Petugas

Jumat, 25 September 2026 - 10:14 WIB

Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas

Selasa, 22 September 2026 - 16:26 WIB

Bupati Seruyan Terbitkan Surat Edaran, Warga Diimbau Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, Bupati Tekankan Anggaran Berorientasi pada Publik

Rabu, 16 September 2026 - 06:52 WIB

Dinas Perikanan Seruyan Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

Selasa, 15 September 2026 - 09:25 WIB

Festival Etnik Danau Sembuluh Jadi Langkah Awal Menuju Wisata Prioritas Seruyan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:13 WIB

Ketua TP PKK: Hidup Sehat Dimulai Sejak Dini

Sabtu, 12 September 2026 - 08:56 WIB

Uji Kebugaran ASN Seruyan Di Peringatan Ke-43 Haornas

Berita Terbaru