Hamas Tegas Menolak Usai Trump dan Menkeu Israel Ingin Pindahkan Warga Palestina ke Negara Lain

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas (sumber: suara.com)

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat pada Sabtu (25/1/2025), mengusulkan rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania. Usulan tersebut menjadi kontroversial sebab sebelumnya ditolak oleh pemerintahan mantan Presiden Joe Biden.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One saat menuju Miami, Trump mengungkapkan jika ia telah berdiskusi soal masalah ini melalui telepon dengan Raja Abdullah II dari Yordania dan berencana untuk berbicara dengan Presiden Mesir, Abdel-Fattah al-Sisi, pada Minggu (26/1).

“Saya katakan kepada Raja Yordania bahwa saya ingin dia mengambil lebih banyak tanggung jawab karena saya melihat Gaza dalam kondisi yang sangat kacau,” ujar Trump.

Ia menekankan keinginannya agar Yordania dan Mesir menerima warga dari Gaza. “Anda berbicara tentang satu setengah juta orang, dan kami membersihkan seluruh wilayah itu. Sesuatu harus dilakukan,” tambahnya.

Trump menggambarkan Gaza sebagai “situs penghancuran,” menyatakan jika hampir semua bangunan hancur dan banyak orang yang menderita. Ia lebih suka melibatkan beberapa negara Arab untuk membangun perumahan di lokasi lain agar warga Palestina dapat hidup dengan damai. Ia juga menyebutkan jika pemindahan ini bisa bersifat sementara atau jangka panjang.

Sementara, pemerintahan Biden menolak ide relokasi warga Gaza, lebih memilih agar mereka kembali ke rumah mereka usai tercapainya perdamaian dan solusi dua negara. Konflik yang berkepanjangan sudah menyebabkan lebih dari 47.000 warga Palestina tewas, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, sejak 7 Oktober 2023.

Sejak 19 Januari, gencatan senjata diberlakukan untuk memberikan waktu bagi warga sipil di Gaza. Tetapi, Trump meragukan ketahanan gencatan senjata itu. “Itu bukan perang kita. Itu perang mereka,” katanya.

Trump juga menyatakan jika lokasi Gaza sangat menarik dengan potensi yang luar biasa, namun membutuhkan pembangunan kembali dengan cara yang berbeda.

Sementara itu, Menteri Keuangan Israel dari sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyambut baik usulan Trump untuk merelokasi penduduk Palestina ke negara lain.

Ia percaya jika membantu warga Palestina menemukan tempat baru untuk memulai kehidupan yang lebih baik adalah ide yang baik.

Tetapi, seorang pejabat senior Hamas menegaskan jika mereka akan menolak rencana pemindahan tersebut, mengingat sejarah pengusiran massal yang dialami rakyat Palestina selama berdirinya Israel.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!
Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WIB

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terbaru