Dewan Barut Hasrat Kritisi Pemerataan Fasilitas Kesehatan bagi Warga di Desa Terjauh

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, Hasrat. Foto: dok. Setwan Barut

Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, Hasrat. Foto: dok. Setwan Barut

1TULAH.COM, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, Hasrat, mengkritisi pentingnya pemerataan fasilitas kesehatan di wilayah kecamatan pada desa-desa terjauh daerah setempat.

Dewan Barut Hasrat menilai jika warga di kawasan tersebut kerap menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan dasar, yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas hidup mereka.

Menurut dia, pemerataan fasilitas kesehatan bukan hanya soal membangun infrastruktur. Namun soal pelayanan kesehatan memadai.

“Menurut saya pemerataan bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan benar-benar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Hasrat kepada 1tulah.com, Selasa pagi, 7 Januari 2025.

Politisi asal PAN Barut ini berkata, jika salah satu hambatan utama yang dihadapi warga kecamatan di desa-desa terjauh di Barut adalah minimnya jumlah tenaga medis dan fasilitas pendukung.

Oleh karena itu, lanjut Hasrat, sering kali memaksa warga untuk menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan perawatan kesehatan yang layak.

Baca Juga :  Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029

Dewan Barut Hasrat bilang, situasi ini tidak hanya membebani masyarakat secara finansial, tetapi juga membahayakan keselamatan mereka karena jauhnya akses kesehatan memadai.

“Tidak sedikit warga harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Kondisi ini tentu tidak ideal dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah kita,” kata Hasrat.

Dia juga mengusulkan agar pemerintah kabupaten segera menginisiasi program klinik keliling atau bersifat mobile untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Hasrat menjelaskan jika layanan seperti ini dapat menjadi solusi sementara sembari menunggu pembangunan fasilitas kesehatan permanen.

“Seperti klinik keliling dapat menjadi alternatif untuk memastikan bahwa warga di desa terjauh tetap mendapatkan akses kesehatan memadai. Langkah ini harus juga disertai dengan penyediaan obat-obatan dan pemeriksaan berkala kepada warga,” jelas dia.

Adapun lebih lanjut dewan Barut Hasrat menjelaskan perlunya alokasi anggaran yang lebih besar untuk sektor kesehatan, terutama yang ditujukan bagi masyarakat dalam kategori miskin.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Sambut Baik Rencana Tambahan TKD Rp20,5 Triliun, Angin Segar Bagi Gaji ASN dan Pelayanan Publik

Dengan harapan setidaknya Pemkab Barut dapat banyak mengutamakan program-program yang bersifat tetap pada pro-rakyat dalam setiap perencanaan anggaran daerah

“Seperti kita ketahui bersama juga di mana akses kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Pemerintah harus memastikan bahwa anggaran yang ada benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas, terutama mereka yang berada di wilayah terjauh atau terpencil,” imbuh dia.

Dewan Barut Hasrat juga berharap pemerataan fasilitas kesehatan ini dapat menjadi salah satu prioritas utama dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah.

Karena pada dasarnya menurut dia, upaya ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya kabupaten yang lebih sehat dan produktif.

“Adapun dengan fasilitas kesehatan yang merata, kita tidak hanya berbicara tentang kesejahteraan individu, tetapi juga tentang pembangunan manusia lebih holistik atau dapat menjaga kesehatan warga secara merata dan berkelanjutan,” tuntas dewan Barut Hasrat.

Penulis: Aprie

Editor: Aprie

Berita Terkait

Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna
DPRD Kalteng Sambut Baik Rencana Tambahan TKD Rp20,5 Triliun, Angin Segar Bagi Gaji ASN dan Pelayanan Publik
Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!
DPRD Kalteng Dorong Percepatan Jalan Pekahi–Mendawai, Pangkas Jarak Ratusan Kilometer di Katingan
Potensi PAD Bocor? DPRD Kalteng Minta Bapenda Lakukan ‘Silang Data’ dengan BPH Migas
Bahas Arah Kebijakan Fiskal, Banggar DPRD Kalteng Desak Sekda dan Pimpinan TAPD Hadir Rapat KUA-PPAS 2027

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32 WIB

DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:29 WIB

DPRD Kalteng Sambut Baik Rencana Tambahan TKD Rp20,5 Triliun, Angin Segar Bagi Gaji ASN dan Pelayanan Publik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:00 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Jalan Pekahi–Mendawai, Pangkas Jarak Ratusan Kilometer di Katingan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Potensi PAD Bocor? DPRD Kalteng Minta Bapenda Lakukan ‘Silang Data’ dengan BPH Migas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Bahas Arah Kebijakan Fiskal, Banggar DPRD Kalteng Desak Sekda dan Pimpinan TAPD Hadir Rapat KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi gedung KPK. (Antara)

Berita

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agu 2026 - 06:44 WIB