1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNRL) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudy Tanoe terkait penyidikan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras. Pemeriksaan dilakukan untuk membantu proses penghitungan kerugian keuangan negara.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Rudy diperiksa penyidik bersama auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (11/8). Penyidik mendalami proses serta mekanisme pengadaan dan distribusi bansos beras.
Dalam pemeriksaan tersebut, Rudy juga dimintai keterangan mengenai kontrak pengadaan dan penyaluran bansos beras pada 2020. KPK menemukan adanya ketidaksesuaian antara ketentuan kontrak dengan pelaksanaan distribusi di lapangan.
Berdasarkan kontrak, bantuan seharusnya disalurkan hingga ke rumah masing-masing penerima atau secara door to door.
Namun, penyaluran oleh distributor dan vendor disebut hanya dilakukan sampai tingkat kelurahan sehingga tidak sesuai dengan kesepakatan antara Kementerian Sosial dan penyedia jasa.
Usai diperiksa, Rudy tidak banyak memberikan keterangan kepada awak media. Ia mengatakan pemeriksaannya dilakukan sebagai saksi untuk tersangka lain dan menyerahkan informasi lebih lanjut kepada penyidik maupun penasihat hukumnya.
KPK sebelumnya telah menerbitkan surat perintah penyidikan terkait dugaan korupsi di Kementerian Sosial yang berkaitan dengan pengangkutan dan penyaluran bansos.
Perkara tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi yang sebelumnya telah ditangani lembaga antirasuah.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni B. Rudijanto Tanoesoedibjo, Edy Suharto selaku mantan Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos, serta Kanisius Jerry Tengker yang pernah menjabat Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik periode 2020-2022.
Selain itu, dua perusahaan, yaitu PT Dosni Roha Indonesia dan PT Dosni Roha Logistik, juga telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi.
Penulis : Laili R























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

