BPOM Temukan Kosmetik Berbahaya Lagi, Ini Daftar Produk yang Bisa Picu Kanker

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) kembali mengungkap temuan kosmetik ilegal dalam jumlah besar yang mengandung bahan berbahaya.

Selama pemantauan dari Oktober hingga November 2024, BPOM menemukan 235 jenis kosmetik dengan total 205.400 pieces.

Produk-produk ini banyak ditemukan di empat provinsi di Pulau Jawa, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan nilai ekonomi mencapai Rp 8 miliar.

Kepala BPOM RI, Prof. Taruna Ikrar, mengungkapkan bahwa mayoritas produk ilegal ini dipasarkan melalui media sosial.

Selain itu, ditemukan pula fasilitas produksi ilegal yang mencampur bahan-bahan berbahaya secara mandiri.

Bahan-bahan berbahaya yang terdeteksi meliputi merkuri dengan dosis tinggi, pewarna K3, pewarna K10, rhodamin B, antibiotik, antifungi, dan steroid.

Bahan-bahan tersebut dapat berdampak serius pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko kanker dan mengganggu fungsi hati.

Beberapa merek kosmetik yang teridentifikasi dalam temuan ini antara lain Lameila, Aichun Beauty, WNP’L, Milla Color, 2099, Xixi, Jiopoian, svmy, Tanako, dan anylady. Sebagian besar produk berasal dari China, diikuti oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan India.

Prof. Taruna mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih produk kosmetik, khususnya yang dijual dengan harga murah dan tanpa izin resmi dari BPOM RI.

Ia juga mengingatkan para influencer untuk tidak sembarangan mempromosikan produk yang belum terverifikasi keamanannya.

Langkah ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh penggunaan kosmetik ilegal dan berbahaya.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terbaru