Terkendala Lahan, DPRD Usul Relokasi Bandara H. Asan Sampit: Solusi Jangka Panjang

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kalimantan Tengah Dapil II Kotim-Seruyan diskusi bersama Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur dan Kepala Bandara H Asan Sampit, Senin (23/12/2024). Foto:Istimewa

DPRD Kalimantan Tengah Dapil II Kotim-Seruyan diskusi bersama Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur dan Kepala Bandara H Asan Sampit, Senin (23/12/2024). Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Anggota DPRD Kalimantan Tengah Dapil Kotim-Seruyan, Sudarsono, mengusulkan relokasi Bandara H. Asan Sampit sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kendala pengembangan bandara yang ada saat ini. Usulan ini muncul akibat terhambatnya proses pembebasan lahan untuk perluasan bandara.

“Jika kendala pembebasan lahan terus berlanjut, maka relokasi menjadi alternatif yang lebih efisien,” tegas Sudarsono, Senin (23/12/2024).

Mengapa Relokasi?

Beberapa alasan yang mendasari usulan relokasi bandara adalah:

  • Kendala Pembebasan Lahan: Lokasi bandara saat ini berada di sekitar lahan dan bangunan milik warga dengan harga yang cukup tinggi. Hal ini membuat proses pembebasan lahan menjadi sangat kompleks dan memakan waktu lama.
  • Kebutuhan Lahan yang Lebih Luas: Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan investasi di Kotim dan Seruyan, kebutuhan akan bandara yang lebih besar dan modern semakin mendesak.
  • Potensi Pengembangan yang Lebih Besar: Lokasi baru yang strategis dapat memungkinkan pengembangan bandara yang lebih komprehensif, termasuk fasilitas pendukung seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan kawasan bisnis.
Baca Juga :  Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Keuntungan Relokasi

Relokasi bandara diharapkan dapat membawa sejumlah keuntungan, antara lain:

  • Efisiensi Biaya: Pembebasan lahan di lokasi baru mungkin lebih mudah dan murah.
  • Pengembangan yang Lebih Cepat: Dengan lokasi baru, pengembangan bandara dapat dilakukan secara lebih cepat dan terintegrasi.
  • Peningkatan Kualitas Pelayanan: Bandara baru yang lebih modern dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa.
  • Mendorong Pertumbuhan Ekonomi: Bandara yang lebih baik akan menarik lebih banyak investasi dan meningkatkan konektivitas daerah.
Baca Juga :  Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Dukungan DPRD Kalteng

DPRD Kalteng menyatakan siap mendukung rencana relokasi bandara jika kajian dan perencanaan telah dilakukan secara matang. “Kami siap mendampingi pemerintah daerah dalam mengusulkan rencana ini ke tingkat pusat,” ujar Sudarsono.

Tantangan dan Solusi

Meskipun relokasi bandara menawarkan banyak keuntungan, namun perlu diantisipasi beberapa tantangan seperti:

  • Biaya Investasi yang Besar: Relokasi bandara membutuhkan investasi yang cukup besar.
  • Proses yang Panjang: Proses perencanaan, penganggaran, dan pembangunan bandara baru membutuhkan waktu yang cukup lama.
  • Dampak Sosial: Relokasi bandara dapat berdampak pada masyarakat sekitar, terutama yang tinggal di sekitar lokasi bandara lama.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, perlu dilakukan kajian yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat sekitar. (Ingkit)

 

 

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru