1TULAH.COM – Bernadya Ribka membagikan kisah perjuangannya saat merintis karier di industri musik.
Penyanyi muda itu mengungkapkan bahwa royalti dari lagu pertamanya pernah menjadi penopang ekonomi keluarga ketika pandemi Covid-19 membuat kondisi keuangan mereka terpuruk.
Dalam perbincangan di podcast milik Raditya Dika, Bernadya mengenang awal kariernya saat masih duduk di bangku SMP.
Kala itu, ia sempat membentuk proyek musik bersama sang kakak dan membawakan lagu ciptaan orang lain, namun menghadapi berbagai persoalan terkait hak cipta dan pembagian hasil ketika lagu tersebut mulai dikenal publik.
Berbekal saran sang ayah, Bernadya kemudian memberanikan diri menulis lagu sendiri.
Keputusan tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan bermusiknya karena ia mulai menemukan kepercayaan diri sebagai penulis lagu sekaligus penyanyi.
Tak lama setelah lagu ciptaannya dirilis secara mandiri, pandemi Covid-19 melanda.
Bisnis klinik milik sang ibu yang menjadi sumber penghasilan utama keluarga terdampak kebijakan pembatasan aktivitas, sehingga kondisi ekonomi keluarga ikut melemah.
Di tengah situasi sulit itu, lagu yang diunggah melalui agregator musik justru memperoleh jutaan pendengar dan menghasilkan royalti yang nilainya jauh melampaui ekspektasi.
Bernadya mengaku pendapatan tersebut menjadi penopang keluarga sekaligus membuatnya yakin bahwa musik dapat menjadi jalan hidupnya.
Setelah sukses meniti jalur independen, Bernadya memutuskan bergabung dengan JUNI Records untuk mengembangkan kariernya.
Ia menilai dukungan label, jaringan industri, dan tim profesional menjadi bekal penting untuk mewujudkan mimpi-mimpinya di dunia musik.
Penulis : Nova Elisa Putri















![Ilustrasi pengemudi ojek online atau ojol. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/gojek8-360x200.jpg)
![Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei [Dubes Iran untuk Indonesia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/pemakaman-khameni-360x200.jpg)


![Penggerebekan bandar narkoba di Katingan, Kalteng membuat 1 Polisi tewas dan 2 hilang. [Polres Katngan]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/penggerebekan-narkoba-360x200.jpg)




![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

