Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 Diprioritaskan untuk Siswa Kurang Mampu, Ini Penjelasan Disdik

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo memberikan penjelasan mengenai mekanisme Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 saat menerima audiensi Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) di Aula Pintar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (7/7/26).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo memberikan penjelasan mengenai mekanisme Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 saat menerima audiensi Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) di Aula Pintar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (7/7/26).

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Mekanisme penyaluran Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 menjadi salah satu isu yang dibahas dalam audiensi antara Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, di Aula Pintar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (7 Juli 2026).

Dalam pertemuan tersebut, Aliansi P3K menyampaikan sejumlah temuan di lapangan terkait penyaluran bantuan seragam sekolah. Sebagian siswa dilaporkan hanya menerima satu jenis bantuan, seperti sepatu atau salah satu jenis seragam, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme distribusi program yang sebelumnya dikenal memberikan paket lengkap berupa seragam putih abu-abu, pramuka, batik, olahraga, serta sepasang sepatu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 tetap dilaksanakan. Namun, terdapat penyesuaian kebijakan berdasarkan arahan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran agar bantuan lebih tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla

“Berkaitan dengan seragam gratis, tahun kemarin sudah kita bagikan kepada siswa yang masuk SMA, SMK maupun SKH. Tahun ini Bapak Gubernur juga menggratiskan lagi seragam untuk seluruh siswa baru. Namun setelah kami laporkan, Bapak Gubernur meminta agar bantuan diprioritaskan kepada siswa dari keluarga tidak mampu,” ujar Reza.

Ia menjelaskan, siswa baru yang berasal dari keluarga kurang mampu akan menerima empat jenis seragam, yaitu seragam putih abu-abu, batik, pramuka, dan olahraga, serta satu pasang sepatu.

Sementara itu, siswa baru dari keluarga mampu tetap memperoleh bantuan berupa seragam batik dan seragam olahraga.

Menurut Reza, kebijakan tersebut diterapkan agar anggaran bantuan dapat menjangkau lebih banyak peserta didik yang membutuhkan.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalteng

“Seragam putih abu-abu, pramuka, dan sepatu yang tidak dibagikan kepada siswa baru dari keluarga mampu akan dialihkan kepada siswa kelas XI dan XII yang juga berasal dari keluarga tidak mampu. Jadi adil itu bukan berarti semua harus sama,” tegasnya.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menerapkan proses verifikasi secara berlapis. Pendataan calon penerima dilakukan melalui kepala sekolah dengan melibatkan kepala desa, damang, dan mantir adat sesuai kondisi di masing-masing wilayah.

Melalui mekanisme tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan di Kalimantan Tengah.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya
Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran
Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla
Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika
Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika
Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Pemprov Kalteng Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air Hadapi Perubahan Iklim
Pemprov Kalteng dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Anggaran Diprioritaskan untuk Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air Hadapi Perubahan Iklim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Pemprov Kalteng dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Anggaran Diprioritaskan untuk Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Transformasi Pendidikan Kalteng di Era Digital: Dari Kelas Konvensional Menuju Ekosistem Pembelajaran Modern

Berita Terbaru