Bentrok Pilkada Sampang: Tiga Pelaku Ditangkap, Diduga Kuat Motif Politik

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak memanas. Seorang pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati menjadi korban dalam aksi kekerasan yang terjadi. Foto:Tangkapan Layar

Suasana Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak memanas. Seorang pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati menjadi korban dalam aksi kekerasan yang terjadi. Foto:Tangkapan Layar

1TULAH.COM-Suasana Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak memanas. Seorang pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati menjadi korban dalam aksi kekerasan yang terjadi. Peristiwa ini menggemparkan masyarakat Sampang dan menjadi sorotan nasional.

Peneliti dari LSM Perludem, Iqbal Kholidin, menilai bahwa insiden ini menunjukkan bahwa konflik di Sampang sudah berada pada titik yang sangat krusial. “Ini adalah sinyal yang sangat buruk. Konflik di Sampang sudah berada di titik runcing dan rawan,” ujar Iqbal.

Motif Politik Diduga Kuat

Ketua Tim Pemenangan pasangan calon bupati Sampang, Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh), Surya Nofiantoro, menduga kuat bahwa kasus ini memiliki motif politik. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kami menduga ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan Pilkada dengan cara-cara kekerasan,” ungkap Surya.

Baca Juga :  Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Usai Soroti Anggaran Rp11 T dan Perombakan Massal Kemenkeu

Sementara itu, kepolisian Jawa Timur telah bergerak cepat dengan menangkap tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Barang bukti berupa senjata tajam juga telah diamankan.

Potensi Eskalasi Konflik

Para pengamat politik menilai bahwa peristiwa ini berpotensi memicu terjadinya eskalasi konflik yang lebih luas di Sampang. Apalagi, Pilkada masih akan berlangsung beberapa waktu lagi.

Baca Juga :  KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, berbagai pihak mendesak agar semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog untuk menyelesaikan setiap permasalahan. Selain itu, penegak hukum diminta untuk bertindak tegas terhadap para pelaku kekerasan.

Kasus kekerasan di Sampang ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada. Pengawasan yang ketat dari berbagai pihak, baik pemerintah, penyelenggara pemilu, maupun masyarakat, sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya insiden serupa.(Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru